Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Siswa SDN Baru 05 Pagi Jakarta Timur Belajar di Gedung Seberang Sambil Tunggu Pembangunan

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Antara Metro
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Siswa SDN Baru 05 Pagi Jakarta Timur Belajar di Gedung Seberang Sambil Tunggu Pembangunan
BAGIKAN:

Siswa SDN Baru 05 Pagi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, untuk sementara waktu mengikuti kegiatan belajar mengajar di gedung SDN Baru 06 Pagi yang berlokasi tepat di seberang sekolah mereka. Langkah ini diambil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sembari menunggu proses pembangunan kembali gedung sekolah tersebut.

Kepala Unit Pengelola Prasarana dan Sarana Pendidikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta Epharem Widjojo Sianturi menyatakan bahwa Dinas Pendidikan bersama Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur, Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan, serta pihak sekolah telah mengatur jadwal belajar agar tetap kondusif. Pengaturan tersebut meliputi penerapan sistem shift pada pagi, siang, atau sore hari, sekaligus memastikan fasilitas pendukung tersedia bagi guru dan tenaga kependidikan.

Menurut Epharem, pemantauan berkala dilakukan oleh pengawas sekolah bersama jajaran pendidikan wilayah Jakarta Timur untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan pemenuhan hak belajar siswa selama menggunakan gedung sementara.

Terkait pembangunan fisik gedung SDN Baru 05 Pagi, Epharem menjelaskan bahwa tahap perencanaan telah berjalan secara bertahap sejak 2023 tanpa mengalami penghentian. Saat ini, prosesnya sudah memasuki tahap pemilihan penyedia jasa konstruksi.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan pembangunan beberapa sekolah rusak di Jakarta dimulai pada September 2026. Sebagian anggaran pembangunan tersebut direncanakan mengambil dana dari Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, terdapat 22 sekolah yang telah memperoleh rekomendasi teknis untuk rehabilitasi total. Dari jumlah itu, tujuh sekolah sudah mendapat alokasi pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta 2026-2027, sementara empat sekolah dengan kondisi paling kritis akan dipercepat penanganannya pada tahun ini.

Meow! Tanya Nesi!
😸