Enam Kreasi Mie Goreng untuk Lomba: Panduan Tingkat Kesulitan dan Kriteria Penilaian

Selebriti
Rio DewantoRio Dewanto
Sumber: KapanLagi
Rio Dewanto
Rio Dewanto
Kritikus Film

Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Enam Kreasi Mie Goreng untuk Lomba: Panduan Tingkat Kesulitan dan Kriteria Penilaian
BAGIKAN:

Peserta lomba memasak yang ingin menyajikan hidangan mie goreng dapat memilih dari enam bentuk kreasi dengan tingkat kesulitan berbeda. Berdasarkan panduan yang disusun redaksi Kapanlagi.com, keenam kreasi tersebut membutuhkan waktu pengerjaan 20 sampai 45 menit, dihitung sejak mie matang hingga siap disajikan.

Tiga kreasi masuk dalam kategori mudah karena hanya memerlukan tiga tahap inti. Pertama, garuda mie goreng dan nori yang diperkirakan selesai dalam 20 menit. Menurut Liputan6, mie digunakan sebagai dasar tubuh, sementara nori dibentuk menjadi detail sayap dan mata menggunakan gunting kecil. Kedua, mie goreng bunga matahari dengan perkiraan waktu 25 menit, memanfaatkan telur dadar kuning di bagian tengah dan potongan wortel sebagai kelopak. Ketiga, mie goreng ala kue ulang tahun yang ditata melingkar atau berbentuk piramida, lalu dihias sosis berbentuk angka menyerupai lilin. Liputan6 mencatat tradisi masyarakat Tiongkok pada 2015 yang kerap mengganti kue ulang tahun dengan mie panjang sebagai lambang harapan umur panjang.

Untuk tingkat sedang, terdapat dua pilihan yang masing-masing memiliki empat tahap inti. Gulung sosis mie goreng diperkirakan memakan waktu 25 menit. Dilansir dari Fimela, prosesnya meliputi perebusan dan penirisan mie, pencampuran dengan bumbu dan telur, penggulungan pada sosis hingga tertutup rata, lalu penggorengan. Pilihan lainnya adalah angka tiga dimensi dari mie goreng dengan perkiraan waktu 30 menit. Liputan6 mencontohkan pembentukan angka secara terpisah yang kemudian ditata di atas piring, dengan penekanan pada kekokohan bentuk agar tidak mudah hancur.

Kreasi paling rumit adalah donat mie goreng yang dikategorikan sulit dengan enam tahap inti dan perkiraan waktu 45 menit. Dilansir dari Merdeka, pembuatannya melibatkan perebusan mie setengah matang, pencampuran dengan bumbu, telur, dan isian, pemadatan dalam cetakan, serta pengukusan selama 10 menit. Setelah dingin, adonan dikeluarkan, dibentuk dengan ring cutter donat, dilapisi tepung terigu dan tepung roti, lalu digoreng hingga kecokelatan. Kreasi ini sempat viral di media sosial pada 2018.

Dalam perlombaan, tampilan visual memegang peranan penting. Liputan6 menyarankan penggunaan bahan alami untuk menambah warna, seperti saus tomat, paprika, cabai merah, atau buah bit untuk unsur merah, serta jamur enoki, tahu, bawang goreng, atau telur untuk warna putih. Alas piring putih atau daun pisang juga direkomendasikan agar kontras penataan lebih terlihat. Alat bantu sederhana seperti cetakan nasi dan gunting kecil dapat dimanfaatkan untuk membentuk motif tanpa memerlukan peralatan khusus.

Peserta perlu memperhatikan kriteria penilaian umum yang berlaku dalam lomba. Sebuah artikel Liputan6 tertanggal 11 Agustus 2025 menyebutkan bobot penilaian terdiri dari tema 30%, kreativitas 25%, kebersihan 20%, rasa 15%, dan kerapian 10%. Namun, panduan tersebut ditulis khusus untuk lomba bertema 17 Agustus, sehingga peserta tetap disarankan untuk selalu memeriksa petunjuk teknis resmi dari panitia penyelenggara.

Meow! Tanya Nesi!
😸