Anies Baswedan Nonton 'Bapak Paling Jujur', Andovi da Lopez Kaget Mantan Gubernur Kenali Easter Egg

Selebriti
Ayu LestariAyu Lestari
Sumber: KapanLagi
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Anies Baswedan Nonton 'Bapak Paling Jujur', Andovi da Lopez Kaget Mantan Gubernur Kenali Easter Egg
BAGIKAN:

Anies Baswedan membagikan kesannya setelah menonton film Bapak Paling Jujur di Studio XXI One Belpark Mall, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026). Menurut keterangan yang disampaikan di Jakarta, mantan gubernur tersebut menilai film ini tidak sekadar menghibur, melainkan membawa penonton untuk berefleksi terhadap berbagai situasi politik. Ia mengamati bahwa rangkaian peristiwa dalam cerita nyaris tanpa jeda dan selalu memiliki keterkaitan dengan dinamika politik, baik di tingkat nasional maupun daerah, meskipun latar yang digunakan bernama Jakarta.

Film garapan sutradara Fajar Nugros ini diproduksi oleh Cahaya Pictures bersama Studio Antelope. Ceritanya berpusat pada Jonas Prakoso, seorang politikus yang berambisi menjadi gubernur dan berusaha membangun citra ideal di mata masyarakat. Namun, sebuah kutukan misterius membuatnya kehilangan kemampuan berbohong saat masa kampanye berlangsung. Segala hal yang terlintas di pikirannya terucap begitu saja tanpa bisa dikendalikan, sehingga memicu kekacauan dan membuat berbagai persoalan sensitif ikut terungkap.

Kehadiran Anies di studio menjadi momen tersendiri bagi Andovi da Lopez, salah satu pemeran dalam film tersebut. Andovi mengaku sempat merasa deg-degan saat duduk bersebelahan dengan Anies karena sang mantan gubernur mampu mengenali hampir semua Easter egg atau pesan tersembunyi yang disisipkan tim produksi sepanjang cerita.

Anies sendiri turut memperhatikan detail alur, termasuk dialog karakter Jonas yang terlihat menahan diri untuk berbicara. Ia bahkan menebak-nebak apa yang dipikirkan karakter tersebut hingga kesulitan mengungkapkan sesuatu. Ada pula satu adegan di bagian akhir film yang menurut pengakuannya terasa sangat menyentil dirinya, meski secara keseluruhan ia tetap menikmati perpaduan humor dan referensi politik yang disajikan.

Di balik unsur sindiran tersebut, Anies mengapresiasi kreativitas tim produksi dalam mengolah naskah, penyutradaraan, hingga akting para pemain. Ia menyarankan masyarakat, terutama yang tertarik pada dunia politik, untuk menonton film yang juga dibintangi Soleh Solihun, Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Indy Barends, dan Abdel Achrian itu.

Sebelum film dirilis, Andovi mengungkapkan bahwa ia sempat mendapat serangan di Instagram. Ia dituding membuat film yang mendukung Anies, padahal menurutnya cerita yang dihadirkan tidak berpihak kepada tokoh politik tertentu dan pada akhirnya berbicara soal kejujuran.

Meow! Tanya Nesi!
😸