Siswa SD Kelas 5 di Sikka Ditemukan Tewas Gantung Diri Usai Permintaan Bawa HP ke Sekolah Ditolak
Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Seorang siswa kelas 5 sekolah dasar berinisial AP (12) ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya di Dusun Lirikelang, Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (20/10) sekitar pukul 21.13 wita. Berdasarkan keterangan Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno kepada CNNIndonesia.com pada Kamis (22/10), kejadian tersebut diduga berkaitan dengan kekecewaan korban karena permintaannya membawa telepon seluler ke sekolah tidak dipenuhi oleh ibu kandungnya.
Kronologi bermula pada Selasa (20/10) sekitar pukul 07.00 wita, saat korban meminta telepon seluler kepada ibunya untuk dibawa ke sekolah. Ibu korban, Anastasia Jupita (33), tidak mengizinkan permintaan tersebut. Sekitar pukul 19.00, Anastasia menidurkan adik korban yang berusia 5 tahun. Ketika bangun sekitar pukul 21.00 dan menuju dapur, ia mendapati putranya dalam kondisi tergantung di tiang atap dapur menggunakan tali rafia warna hitam.
Pendalaman motif dilakukan aparat Polres Sikka bersama Polsek Nita pada Rabu (21/10) dengan meminta keterangan dari pihak sekolah, teman sekelas, dan aparat desa. Kepala SDN Lirikelang Hendrikus Hewer menyatakan bahwa sekolah tidak pernah mewajibkan maupun memasukkan penggunaan telepon seluler ke dalam kurikulum. Ia juga membantah adanya perundungan terhadap korban selama bersekolah.
Keterangan senada disampaikan oleh wali kelas korban, Ambrosius Maksi. Menurut pengamatannya selama satu pekan terakhir, AP beraktivitas seperti biasa tanpa menunjukkan perilaku yang mencurigakan. Teman sebangku korban, SM (12), juga menyatakan bahwa AP tidak pernah mengeluhkan masalah apa pun kepadanya hingga hari sebelum kejadian.
Aparat kepolisian turut menyambangi Kepala Dusun Lirikelang untuk mendalami motif peristiwa ini. Komunikasi dengan keluarga korban tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui kepala dusun setempat dengan mempertimbangkan kondisi psikologis keluarga yang sedang berduka.


