Karakter Susanti Unggah Poster Karhutla Kalimantan, Warganet Indonesia Khawatirkan Kondisinya di Malaysia

Selebriti
Ayu LestariAyu Lestari
Sumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Karakter Susanti Unggah Poster Karhutla Kalimantan, Warganet Indonesia Khawatirkan Kondisinya di Malaysia
BAGIKAN:

Karakter animasi Susanti dari serial Upin dan Ipin mengunggah poster berisi ajakan doa untuk korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Unggahan tersebut memicu kekhawatiran warganet Indonesia terhadap kondisi karakter yang digambarkan sebagai warga negara Indonesia yang tinggal di Malaysia itu.

Dalam poster yang diunggah, Susanti tampak menunduk dengan kedua tangan ditangkupkan di depan dada. Latar belakang visual menampilkan kobaran api besar yang melahap hutan, siluet petugas pemadam kebakaran yang memegang selang air, serta upaya penyelamatan seekor orang utan beserta anaknya dari balik pekatnya asap.

Pernyataan resmi yang menyertai unggahan tersebut mengajak masyarakat mendoakan saudara-saudara di Kalimantan yang terdampak karhutla. Keterangan itu juga memuat harapan agar api segera padam, masyarakat dan satwa liar diberikan keselamatan, serta para petugas di lapangan senantiasa dilindungi.

Menurut pantauan dari kolom komentar yang dirangkum CNN Selebriti, banyak warganet Indonesia yang khawatir Susanti akan menjadi sasaran perundungan dari warga Malaysia. Kekhawatiran ini muncul karena kabut asap dari karhutla di Indonesia dilaporkan masih menyelimuti wilayah Malaysia. Sebagian warganet menanyakan langsung kondisi Susanti melalui komentar, sementara yang lain mengaminkan doa dalam unggahan tersebut dan meminta agar kebakaran hutan di Indonesia segera berakhir.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Rabu (21/10), sebanyak 570,08 hektare lahan masih terbakar di enam provinsi prioritas. Kalimantan Tengah mencatat luas lahan belum padam terbesar, yakni 389,39 ha dari total target penanganan 452,49 ha. Di Sumatera Selatan, sisa lahan yang belum padam mencapai 108,50 ha dari total 401,67 ha, disusul Jambi dengan 64,50 ha dari total 96,50 ha.

Sementara itu, Kalimantan Selatan menyisakan 7,50 ha dari target 58,45 ha, dan Kalimantan Barat tersisa 0,19 ha dari total 11,92 ha. Seluruh lahan terdampak karhutla di Riau seluas 3,30 ha dilaporkan telah berhasil dipadamkan. BNPB juga mencatat adanya karhutla di wilayah lain dengan total perkiraan luas lahan terbakar mencapai 572,90 ha, di mana sekitar 107,77 ha telah dipadamkan dan 465,13 ha lainnya masih dalam penanganan intensif.

Untuk mengatasi penumpukan kabut asap dan meningkatkan jarak pandang, pemerintah telah menerapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) berbasis dry ice dalam penanganan karhutla kali ini.

Meow! Tanya Nesi!
😸