66 Kasus TB Ditemukan di Kepulauan Seribu, Warga Diminta Skrining dan Gunakan Masker
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat temuan 66 kasus tuberkulosis (TB) di wilayah tersebut sepanjang 1 Januari hingga 30 September 2026. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatat 55 kasus. Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, dr. Ghamal Ahmad Permana, menyatakan pentingnya penemuan kasus ini untuk memutus mata rantai penularan dan mempercepat pengobatan.
Upaya pencegahan dilakukan dengan melibatkan masyarakat melalui sosialisasi berkelanjutan. Ghamal menekankan pentingnya pemakaian masker saat batuk serta segera berkoordinasi dengan kader atau puskesmas jika muncul gejala. Ia mengajak kelompok berisiko tinggi, termasuk kontak serumah dengan penderita, penderita diabetes melitus, perokok, lansia, warga dengan gizi kurang, dan pasien HIV, untuk melakukan skrining paru di puskesmas.
Peningkatan angka penemuan kasus ini dikaitkan dengan intensifikasi kegiatan Active Case Finding (ACF) serta peningkatan kualitas investigasi kontak oleh Suku Dinas Kesehatan. Selain langkah medis, pemerintah juga mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) secara berkelanjutan untuk menekan penyebaran penyakit.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Ditlantas Polda Metro Buka Dua Gerai SIM Keliling di Jakarta pada Minggu

Polda Metro Siagakan Lima Kantong Parkir Besar untuk Jaga Ketertiban Apel Akbar Palestina di Monas

Kapolda Metro Tekankan Penataan Lingkungan sebagai Kunci Akar Permasalahan Narkoba di Kampung Muara Bahari
