Rupiah Melemah ke Rp18.022 per Dolar AS Usai BI Pertahankan Suku Bunga

Ekonomi & Pasar
Siti AmaliaSiti Amalia
Sumber: CNN Ekonomi
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Rupiah Melemah ke Rp18.022 per Dolar AS Usai BI Pertahankan Suku Bunga
BAGIKAN:

Nilai tukar rupiah ditutup pada level Rp18.022 per dolar AS pada perdagangan Rabu (21/10) sore. Mata uang Garuda tercatat melemah 30 poin atau 0,17 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.

Menurut keterangan analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong kepada CNN Indonesia, pelemahan tersebut merupakan respons pasar terhadap keputusan Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen. Meskipun suku bunga acuan tidak berubah, BI diketahui hanya menaikkan tingkat suku bunga simpanan atau deposit rate.

Lukman menambahkan bahwa tekanan yang mereda di pasar ekuitas turut menahan pelemahan rupiah agar tidak melaju lebih dalam pada sesi perdagangan hari itu.

Pergerakan rupiah sejalan dengan tren bervariasi yang dialami mayoritas mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS. Peso Filipina mengalami depresiasi paling tajam di antara mata uang Asia yang dipantau, yakni turun 0,43 persen, disusul yuan China yang melemah 0,04 persen dan dolar Singapura yang turun 0,01 persen.

Sebaliknya, beberapa mata uang Asia lainnya justru terapresiasi. Won Korea Selatan menguat 0,18 persen, ringgit Malaysia naik 0,04 persen, dolar Hong Kong bertambah 0,02 persen, dan yen Jepang menguat tipis 0,01 persen.

Tren pergerakan bervariasi juga terjadi pada kelompok mata uang utama negara maju. Dolar Australia memimpin penguatan dengan apresiasi 0,33 persen, diikuti poundsterling Inggris yang naik 0,09 persen dan dolar Kanada yang bertambah 0,04 persen. Sementara itu, euro Eropa melemah 0,11 persen dan franc Swiss turun 0,01 persen terhadap dolar AS.

Meow! Tanya Nesi!
😸