Gubernur DKI Pertimbangkan Rute Baru Transjabodetabek Seiring Lonjakan Penumpang
Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan pemerintah provinsi sedang mempertimbangkan penambahan rute baru untuk layanan Transjabodetabek. Langkah ini disiapkan sebagai upaya lanjutan meningkatkan konektivitas transportasi umum antara Jakarta dan wilayah penyangganya.
Pertimbangan tersebut disampaikan Pramono dalam konferensi pers Realisasi APBD Triwulan III tahun 2026 di Balai Kota, Rabu. Menurut dia, perbaikan yang telah dilakukan pada layanan Transjabodetabek sejauh ini menunjukkan hasil positif sehingga perlu diperluas jangkauannya.
Data hingga September 2026 mencatat jumlah penumpang transportasi publik di DKI Jakarta meningkat 10,8 persen. Peningkatan ini dikaitkan dengan perbaikan kualitas layanan, termasuk operasional Transjabodetabek yang terus menarik minat pengguna.
Sebagai gambaran, rute Blok M-Bogor yang sebelumnya ditargetkan melayani 2.000 pengguna kini rata-rata telah mengangkut hampir 10.000 penumpang. Angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dari proyeksi awal rute lintas kota itu.
Pramono juga memaparkan posisi sistem transportasi publik Jakarta yang saat ini berada di peringkat 15 dunia. Di tingkat ASEAN, Jakarta menempati urutan kedua setelah Singapura, sementara di kawasan Asia berada di posisi ketujuh di bawah Taiwan, Singapura, Seoul, Osaka, dan Shanghai. Ia menyebutkan bahwa capaian tersebut melampaui beberapa kota besar lain seperti Beijing, Tokyo, New York, maupun Amsterdam.
Dengan rencana perluasan rute ini, Pemprov DKI Jakarta berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi umum yang dikelola pemerintah daerah tetap terjaga agar tren peningkatan penumpang dapat berlanjut.


