Bharada Andika Akui Tembak Rekan Kerjanya di Mako Polairud Pondok Cabe

Berita Nasional
Rina WijayaRina Wijaya
Sumber: CNN Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Bharada Andika Akui Tembak Rekan Kerjanya di Mako Polairud Pondok Cabe
BAGIKAN:

Bharada Andika Ramadani mengaku telah menembak Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai di Markas Komando (Mako) Polairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Pengakuan tersebut disampaikan dalam proses pemeriksaan yang dilakukan secara bertahap oleh Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap tersangka berjalan dengan memperhatikan kondisi psikologisnya. Menurut keterangan Budi pada Rabu (21/10), pihak kepolisian memandang tahapan ini perlu dilakukan secara kemanusiaan agar penyidikan dari awal hingga setelah penahanan dapat berlangsung komprehensif.

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat (16/10) sekitar pukul 05.30 WIB. Korban, yang merupakan anggota Ditpoludara, meninggal dunia akibat tembakan yang dilakukan juniornya tersebut. Setelah melakukan aksinya, Andika langsung menyerahkan diri kepada petugas piket penjagaan di lokasi kejadian.

Selanjutnya, kasus ini ditangani oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Berdasarkan keterangan resmi Budi pada Minggu (18/10), Andika telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses hukum. Penyidik terus mendalami rangkaian peristiwa guna memastikan penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa proses penyidikan oleh Kriminal Umum sejalan dengan penanganan dari Bidpropam. Pihak kepolisian menyatakan setiap perkembangan akan disampaikan kepada publik berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.

Meow! Tanya Nesi!
😸