Angel Pieters Jadi Creative Contributor Konser YE di Jakarta, Kolaborasi dengan Tony Williams

Selebriti
Rio DewantoRio Dewanto
Sumber: KapanLagi
Rio Dewanto
Rio Dewanto
Kritikus Film

Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Angel Pieters Jadi Creative Contributor Konser YE di Jakarta, Kolaborasi dengan Tony Williams
BAGIKAN:

Penyanyi Angel Pieters memperluas perannya di industri musik dengan menjadi Creative Contributor untuk konser internasional bertajuk YE Live in Jakarta. Pertunjukan musisi asal Amerika Serikat tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 24 Oktober 2026.

Sebelum gelaran puncak di GBK, rangkaian kegiatan telah dimulai melalui pertunjukan pembuka Tunnel Vision: An Ode to YE yang diselenggarakan oleh Raw Vision Collective di Underpass SCBD, Jakarta, pada Minggu, 18 Oktober 2026. Di panggung ini, Angel berkolaborasi langsung dengan Tony Williams, vokalis dan produser peraih Grammy Award yang kerap terlibat dalam berbagai karya YE, bersama Dre Synth dan paduan suara Glorify TLE.

Pertunjukan berdurasi sekitar satu jam di Underpass SCBD tersebut membawakan aransemen baru atas sejumlah lagu ikonik YE, seperti Jesus Walks, Use This Gospel, dan Closed on Sunday. Konsep musiknya memadukan genre gospel kontemporer dengan instrumen tradisional kendang, memanfaatkan pantulan akustik terowongan untuk menciptakan suasana pertunjukan yang intim.

Mengenai tugas barunya, Angel menjelaskan bahwa kesempatan ini memungkinkannya mengamati produksi konser secara menyeluruh, tidak sebatas sebagai penampil di atas panggung. Keterlibatan tersebut mencakup penyelarasan musik, visual, dan atmosfer pertunjukan guna menyampaikan pengalaman cerita yang utuh kepada para penonton. Ia berharap keterlibatan musisi domestik di ranah konseptual ini dapat membuktikan kualitas talenta kreatif Indonesia di tingkat internasional.

Konser YE di Stadion Utama GBK pada 24 Oktober mendatang tercatat menjadi satu-satunya destinasi rangkaian tur musisi tersebut di Asia Tenggara untuk tahun 2026, sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas negara bagi pekerja seni pertunjukan di Indonesia.

Meow! Tanya Nesi!
😸