⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Empat Petugas Gugur Padamkan Karhutla Bromo, Pemprov Jatim Beri Santunan Rp10 Juta

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Empat Petugas Gugur Padamkan Karhutla Bromo, Pemprov Jatim Beri Santunan Rp10 Juta
BAGIKAN:

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan pemerintah provinsi telah menyiapkan dana santunan sebesar Rp10 juta untuk masing-masing keluarga dari empat petugas gabungan yang tewas saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Pusung Lingker, Probolinggo. Keputusan ini diambil setelah insiden tragis pada Kamis (15/10) merenggut nyawa dua personel TNBTS dan dua sekuriti hotel setempat.

Keempat korban jiwa tersebut teridentifikasi sebagai Sukaris (55) dan Hendra Rony Wagiyanata, keduanya merupakan petugas Balai Besar TNBTS. Sementara itu, dua korban lainnya adalah Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19), yang bekerja sebagai sekuriti di hotel sekitar lokasi kejadian. Mereka gugur dalam upaya penanganan api yang berkobar di area rentan tersebut.

Dalam pernyataan resminya kepada wartawan pada Jumat (16/10), Khofifah menyampaikan duka cita mendalam. Ia mengakui bahwa bantuan materi tidak akan pernah mampu menggantikan kehilangan orang tercinta bagi para keluarga korban. "Semoga santunan ini dapat sedikit membantu keluarga yang ditinggalkan... kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka," ujar Khofifah.

Selain menelan korban jiwa, insiden karhutla ini juga mengakibatkan dua personel lain mengalami luka serius. Korban luka meliputi Munawi dari satuan Masyarakat Peduli Api serta Suraji, seorang sekuriti hotel di sekitar lokasi. Keduanya dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, akibat menderita luka bakar yang cukup parah.

Merespons musibah ini, Khofifah mendesak seluruh tim penanggulangan bencana agar lebih ketat menerapkan prosedur keselamatan personel di lapangan. Ia menekankan bahwa kondisi karhutla bersifat dinamis dan bisa berubah drastis tanpa peringatan dini. Gubernur juga mengingatkan masyarakat luas untuk meningkatkan kewaspadaan serta menahan diri dari segala tindakan yang berpotensi memicu titik api baru di kawasan konservasi.

Analisis Redaksi

Kematian empat petugas dalam satu peristiwa menunjukkan adanya celah kritis dalam protokol keamanan penanganan karhutla di medan berat seperti TNBTS. Meskipun niat mulia petugas sangat patut diapresiasi, fakta bahwa mereka berasal dari instansi berbeda—TNBTS dan swasta (hotel)—menandakan koordinasi lintas sektor yang belum sepenuhnya solid dalam aspek perlindungan risiko. Desakan Khofifah soal prosedur keselamatan seharusnya dibaca bukan sekadar retorika pasca-insiden, melainkan sinyal urgensi evaluasi ulang SOP mitigasi bencana di zona merah kebakaran hutan.

Besaran santunan Rp10 juta per keluarga mungkin terlihat simbolis jika dibandingkan dengan nilai kehidupan atau kerugian ekonomi jangka panjang akibat hilangnya tulang punggung keluarga. Namun, dalam konteks birokrasi daerah, langkah cepat gubernur ini bertujuan menjaga stabilitas sosial dan mencegah eskalasi ketidakpuasan publik terhadap kinerja penanganan bencana. Tantangan berikutnya adalah memastikan akuntabilitas investigasi penyebab pasti kelalaian atau faktor alamiah yang menyebabkan jatuhnya korban, agar tragedi serupa tidak berulang di musim kemarau mendatang.

Meow! Tanya Nesi!
😸