Anak 6 Tahun di Tarumajaya Terkam Monyet Liar saat Pulang Sekolah, Luka Wajah dan Dahi
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Kejadian yang terekam jelas dalam kamera CCTV itu memperlihatkan sebuah tragedi kecil yang mengancam keselamatan jiwa: seorang anak perempuan berusia enam tahun, berinisial L, terjatuh setelah diterkam monyet liar dari arah belakang saat melintasi Jalan Perumahan di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, pada Senin (12/10). Insiden yang terjadi saat korban sedang berjalan kaki untuk pulang sekolah ini menimbulkan luka serius pada bagian dahi, wajah, dan tangan, sebelum akhirnya monyet tersebut kabur.
Video rekaman CCTV yang viral di media sosial menunjukkan kronologi detik demi detik peristiwa tersebut. Saat itu, korban terlihat berjalan sendirian tanpa pendamping. Tanpa peringatan, seekor monyet muncul secara tiba-tiba dan langsung menyerang, menyebabkan korban terjatuh ke tanah. Dalam kondisi terpojok, L berteriak meminta tolong, membuyarkan ketenangan area sekitar, sementara hewan yang menyerang itu kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, mengonfirmasi fakta-fakta tersebut dalam keterangannya pada Selasa (13/10). "Kemudian di jalan Perumahan, korban diserang monyet dari arah belakang dan langsung di terkam dengan jarak yang begitu dekat," kata Aliyani. Ia menambahkan bahwa akibat gigitan tersebut, korban mengalami luka pada bagian dahi, wajah, serta di bagian tangan, kondisi yang mengharuskannya untuk segera mendapat penanganan medis.
Sekarang, fokus utama beralih ke upaya pemulihan dan penanganan hewan pelakunya. Aliyani mengungkapkan bahwa saat ini korban sedang dalam penanganan medis di Rumah Sakit Sulianti Saroso Kemayoran, Jakarta Pusat. Dari sisi penegakan keamanan, pihak kepolisian dan pemerintah desa telah mengambil langkah proaktif. Ketua RT setempat segera melaporkan peristiwa itu ke Bhabinkamtibmas Desa Setia Mulya. Petugas piket fungsi pun langsung menghubungi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Kabupaten Bekasi guna penanganan lebih lanjut terhadap monyet liar tersebut.
Untuk mencegah hal serupa terulang, Bhabinkamtibmas kini mengeluarkan himbauan tegas kepada warga sekitar. "Bhabinkamtibmas menghimbau kepada warga untuk dapat melakukan penebangan pohon yang tinggi yang menjadi akses masuknya monyet liar," tutur Aliyani. Langkah ini dianggap krusial karena pohon-pohon tinggi tersebut diyakini menjadi jalur utama bagi monyet untuk masuk ke area permukiman dan jalan yang dilalui anak-anak, menyoroti pentingnya tata kelola lingkungan yang aman dari ancaman fauna liar.
Analisis Redaksi
Kejadian ini bukan sekadar insiden sporadis, melainkan alarm keras mengenai rapuhnya batas antara habitat fauna dan wilayah permukiman di sekitar hutan maupun area konservasi. Serangan yang terjadi pada anak kecil secara membabi buta menunjukkan bahwa populasi monyet liar di Tarumajaya mungkin telah mengalami tekanan atau kelaparan, yang memicu perilaku agresif agresif terhadap manusia, khususnya anak-anak yang tidak dikenali sebagai ancaman nyata. Kehadiran CCTV menjadi bukti objektif yang tidak bisa dikaburkan, memaksa otoritas untuk bertindak lebih cepat dari sekadar memberi himbauan penebangan pohon.
Secara lebih dalam, kasus ini menyoroti minimnya responsifitas preventif pihak berwenang dalam mengelola konflik manusia-hewan. Himbauan penebangan pohon tanpa diimbangi dengan upaya evakuasi atau sterilisasi monyet secara efektif hanya akan menunda, bukan menyelesaikan, masalah. Jika BKSDA dan kepolisian tidak segera melacak monyet penyebab atau melakukan jaring di area tersebut, insiden serupa yang melibatkan warga lain, terutama anak-anak yang sering berjalan kaki ke sekolah, nyaris pasti akan terjadi kembali. Publik diimbau untuk waspada dan tidak menyepelekan pergerakan satwa liar di sekitar area permukiman.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Kapolda Metro Tekankan Penataan Lingkungan sebagai Kunci Akar Permasalahan Narkoba di Kampung Muara Bahari

Pendekatan Humanis: Polda Metro Bagi Makan ke Peserta Apel Solidaritas Palestina di Monas

Fraksi PKS Desak Tinjauan Ulang Konser Andrea Bocelli di DKI, Soroti Isu Palestina dan Transparansi APBD
