Thom Haye Waspadai Perubahan Skuad Dewa United Jelang Laga Persib di Si Jalak Harupat
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, secara tegas menyoroti ancaman serius dari Dewa United menjelang pertandingan Super League 2026/2027 antara Persib Bandung melawan tim berjuluk Banten Warriors tersebut. Duel krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion si Jalak Harupat pada Minggu (11/10). Haye menilai bahwa transformasi komposisi pemain dan pelatih yang dilakukan lawan membuat mereka tetap menjadi kekuatan yang tidak boleh diremehkan.
Dewa United memang mengalami perombakan signifikan dibandingkan musim lalu. Tim asal Tangerang itu mendatangkan sejumlah wajah baru serta mengganti nakhoda di pinggir lapangan. "Tentu saja kami mengenal beberapa pemain tahun lalu, tapi seperti yang dikatakan pelatih, mereka juga mengganti pelatih dan mendatangkan beberapa pemain baru," ujar Haye dalam keterangannya kepada media pada Sabtu (10/10).
Keprihatinan Haye bukan tanpa dasar. Statistik awal musim membuktikan konsistensi tinggi pasukan Banten Warriors. Dari empat laga yang telah dijalani di kompetisi domestik, Dewa United berhasil mencatatkan tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Rekor positif ini menegaskan bahwa adaptasi cepat para rekrutan anyar berjalan efektif di bawah arahan manajemen teknis terbaru.
Meski demikian, eks pemain Almere City FC ini menekankan pentingnya fokus pada performa internal Maung Bandung. Ia menolak menjadikan perubahan strategi lawan sebagai alasan untuk kehilangan kendali permainan. "Jadi ini adalah tim yang harus kita hormati, tetapi juga pada akhirnya, sebagian besar waktu kami, kami akan melihat kualitas diri sendiri dan kita memainkan permainan kami sendiri," ucap pemilik nomor punggung 33 ini.
Tantangan lain bagi Persib adalah jadwal padat yang memaksa persiapan matang dalam waktu singkat. Sebelum menjamu Dewa United, skuad asuhan Bojan Hodak baru saja menyelesaikan laga tandang ke Thailand melawan Port FC pada ajang ASEAN Club Championship 2026, Kamis (8/10), dengan skor meyakinkan 3-1. Rotasi energi dan pemulihan fisik menjadi prioritas utama agar performa tidak menurun drastis.
Situasi kepadatan jadwal ini diakui Haye sebagai realitas baru musim ini. Pemain yang dijuluki profesor ini menyebut adanya tekanan ekstra akibat penambahan kompetisi internasional. "Saya rasa musim lalu juga ada periode di mana kami bermain tiga pertandingan dalam seminggu. Satu-satunya perbedaan untuk sekarang adalah kami ada tambahan satu kompetisi lagi," jelas Haye. Ia menambahkan bahwa satu-satunya solusi adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin guna menghadapi tuntutan ganda tersebut.
Analisis Redaksi
Peringatan Thom Haye menggarisbawahi dinamika taktikal yang sering luput dari sorotan publik: bahaya terbesar bagi pemuncak klasemen bukanlah rival tradisional, melainkan tim yang berhasil melakukan regenerasi diam-diam namun efektif. Kemenangan telak atas Port FC di kancah Asia Tenggara justru bisa menjadi pedang bermata dua; euforia sesaat berisiko menurunkan kewaspadaan terhadap detail kecil yang kini dimiliki Dewa United, terutama kecepatan transisi berkat pemain-pemain baru yang belum sepenuhnya terpetakan oleh skema pertahanan Persib.
Faktor kelelahan akibat padatnya agenda lintas benua menuntut kedalaman skuad yang lebih dari sekadar rotasi biasa. Jika Persib gagal menjaga intensitas pressing di babak kedua saat melawan Dewa United, rekor impresif lawan berpotensi berlanjut. Ini bukan hanya soal menghormati lawan, tetapi tentang manajemen risiko strategis di tengah ambisi gelar juara liga dan prestasi kontinental yang sedang dibangun.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Janice Tjen Diproyeksi Ulangi Kejayaan sebagai Unggulan Pertama Chennai Open 2026

Jokowi dan Shin Tae Yong Saksi Ijab Bahagia Pernikahan Asnawi & Yuriska

Toraja Academy Turunkan 100 Atlet untuk Tembus Prestasi di CNN Indonesia Taekwondo Championship
