Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Toraja Academy Turunkan 100 Atlet untuk Tembus Prestasi di CNN Indonesia Taekwondo Championship

OlahragaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Toraja Academy Turunkan 100 Atlet untuk Tembus Prestasi di CNN Indonesia Taekwondo Championship
BAGIKAN:

Toraja Academy dari Rangkapan Jaya, Depok, menegaskan kesiapan total mereka menjelang CNN Indonesia Taekwondo Championship Seri ke-3 yang akan dilangsungkan di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 13-15 November 2026. Klub taekwondo ini akan menerjunkan 100 atlet yang terbagi dalam dua kelompok utama, yakni kelas pemula dan kelas prestasi, dengan tujuan ganda: menjaring bakat baru sekaligus mencetak medali di kategori prestasi. Kehadiran kontingen besar ini menandai komitmen serius Toraja Academy dalam mengembangkan ekosistem olahraga taekwondo di Indonesia melalui kompetisi nasional bergengsi.

Menurut Hendra Cipta, Kepala Pelatih Toraja Academy, fokus utama strategi tim kali ini tidak hanya terbatas pada perburuan medali, tetapi juga pada pengembangan atlet muda di kelas pemula. Untuk memantapkan performa sebelum hari-H, klub menggelar uji tanding persahabatan atau try out yang melibatkan enam klub taekwondo lainnya. "Tim kami akan menurunkan kurang lebih 100 atlet... Di antaranya ada nomor Poomsae dan juga Kyorugi," jelas Hendra, menegaskan bahwa seluruh atlet akan bertanding di nomor rangkaian jurus (Poomsae) dan tanding (Kyorugi).

Komposisi Atlet: Dari Pemula Berbakat hingga Juara Bertahan

Skala komposisi atlet Toraja Academy cukup beragam, mencakup rentang usia dari yang sangat muda hingga atlet senior berprestasi. Di sektor kelas pemula, salah satu bintang kecil adalah Zeeshan Ar Rayan, atlet berusia 6 tahun yang menjalani latihan intensif tiga hingga empat kali dalam sepekan. Ibunda Zeeshan, Savira Tasya, mengaku putranya sangat semangat dan konsisten dalam latihan privat yang berlangsung dari siang hingga malam pada hari Kamis dan Sabtu. Kedisiplinan dini ini menjadi modal berharga bagi perkembangan Zeeshan di masa depan.

Sementara itu, di kategori prestasi, klub mengandalkan atlet remaja seperti Qiandra Estu Woro (13 tahun) dan Faiz Hakeem Arianda Boer (15 tahun). Faiz, yang merupakan peraih medali emas pada CNN Indonesia Taekwondo Championship 2024, bertekad mempertahankan gelarnya. "Dari 2023 pertama kali saya ikut ajang nasional dari situlah saya banyak belajar menjaga stamina, fisik, dan mengatur teknik yang tepat saat bertanding," ungkap Faiz. Qiandra menambahkan bahwa persiapan tim mencakup aspek fisik, teknik, kesehatan, dan mental, disertai evaluasi mendalam dari pertandingan sebelumnya untuk perbaikan berkelanjutan.

Dampak Strategis dan Persaingan di GOR Ciracas

Penerjunan 100 atlet secara masif ini diperkirakan akan memberikan dampak strategis bagi posisi Toraja Academy dalam klasemen kejuaraan tahun ini. Keikutsertaan di dua kelas (pemula dan prestasi) sekaligus memastikan diversifikasi sumber daya atlet, di mana kelas pemula berfungsi sebagai bakat cadangan jangka panjang, sementara kelas prestasi ditargetkan untuk hasil instan berupa medali. Uji tanding persahabatan yang melibatkan enam klub lawan tidak hanya berfungsi sebagai simulasi kompetisi, tetapi juga sebagai ruang evaluasi teknis yang krusial. Dengan persiapan menyeluruh yang mencakup edukasi dan evaluasi pasca-pertandingan, Toraja Academy memposisikan diri sebagai salah satu klub yang paling siap secara mental dan teknis, menjadikan persaingan di GOR Ciracas semakin ketat dan berkualitas tinggi bagi penonton dan juri.

Meow! Tanya Nesi!
😸