Hattrick Injury Time: Persib Bandung Gagal Menang usai Balas Port FC dengan Tiga Gol Penalti

Olahraga
Dimas PratamaDimas Pratama
Sumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Hattrick Injury Time: Persib Bandung Gagal Menang usai Balas Port FC dengan Tiga Gol Penalti
BAGIKAN:

Persib Bandung gagal membawa pulang poin penuh dari Pathum Thani, Kamis (8/10), setelah tiga gol hiburan di menit-menit akhir tidak mampu membalikkan defisit satu gol dari Port FC di ASEAN Club Championship. Sempat tertinggal akibat penalti Jude Soonsup-Bell di menit ke-66, tim asuhan Bojan Hodak itu justru mengamuk di 11 menit terakhir pertandingan di markas lawan. Skor akhir 3-2 untuk kemenangan tuan rumah menjadi catatan unik sekaligus ironis bagi perjalanan Maung Bandung di kompetisi antarklub ASEAN tersebut.

Momen puncak drama terjadi saat laga sudah memasuki menit ke-87 dan Persib masih tertinggal 0-1. Dalam situasi yang secara logis sudah terlanjur, skuad tamu justru bangkit dengan agresivitas yang menggelegar. Mereka sukses menciptakan tiga gol balasan secara beruntun dalam waktu injury time yang panjang. Perubahan momentum ini terjadi sangat cepat, mengubah pertahanan Port FC yang tampak kokoh menjadi rapuh di penghujung laga.

Gol pembuka Persib dicetak oleh Mariano Peralta di menit ke-86. Umpan terobosan dari Balsa Sekulic mendarat tepat di kaki Peralta yang lolos dari jebakan offside dan kawalan bek Port FC. Tendangan mendatar Peralta dengan dingin menaklukkan kiper Bataican Falkesgaard, membawa Persib ke situasi yang memaksa tuan rumah bertahan di sisa waktu normal.

Penalti menjadi senjata hantu yang menghantui Persib saat injury time berlanjut. Di menit kedua tambahan waktu, Luis Menalo mengeksploitasi kecepatan di sisi kiri setelah menerima umpan jauh Thom Haye. Menalo mengumpankan bola datar kepada Berguinho yang berlari mendampinginya. Berguinho menyelesaikan peluang tersebut dengan tembakan kaki kiri yang meluncur ke sisi kiri gawang, memaksa Port FC kembali ke ketertinggalan 2-1.

Drama memuncak di menit kelima injury time. Berguinho mengirim umpan terobosan ke Peralta yang bergerak di sisi kiri, mengacaukan lini belakang Port FC. Peralta kemudian mengumpankan bola lambung ke muka gawang, menyambutnya dengan diving header Luis Menalo. Bola bersarang di jala, mengubah skor menjadi 3-2. Kemenangan ini tetap menjadi milik Port FC, namun Persib pulang dengan tiga poin penting dan modal psikologis tinggi dari laga tersebut. Duel berikutnya bakal mempertemukan Persib dengan Shan United asal Myanmar di Gelora Bandung Lautan Api pada 19 November mendatang.

Analisis Redaksi

Fenomena tiga gol dalam 11 menit terakhir ini menyoroti ketebalan skuad dan efisiensi serangan Persib Bandung yang perlu diapresiasi. Meskipun kalah dalam hasil akhir, kemampuan menggedor pertahanan lawan hingga akhir menunjukkan kedalaman bench yang kuat. Namun, kebobolan penalti di menit ke-66 mengindikasikan masalah disiplin di kotak penalti yang masih menjadi titik lemah tim ini di kompetisi Asia.

Secara taktis, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga tentang manajemen tekanan di laga tandang. Gagal mencetak gol saat masih berkesempatan di menit-menit normal, Persib terpaksa menunggu menit ke-86 untuk sekadar menyamakan skor. Skema serangan cepat melalui sayap kiri yang dieksekusi Menalo dan Berguinho tampak menjadi kunci serangan yang berhasil di laga ini. Kemampuan mempertahankan ritme tinggi hingga menit ke-95 juga patut diwaspadai oleh lawan-lawan Persib di leg berikutnya.

Meow! Tanya Nesi!
😸