Persib Bandung Balikkan Kejadian, Comeback 3-1 Hancurkan Port FC di ASEAN Club Championship
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Persib Bandung berhasil membalikkan keadaan saat menjungkalkan klub Thailand, Port FC, dengan skor akhir 3-1 pada matchday pertama Grup B ASEAN Club Championship. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Thammasat pada Kamis (8/10) malam WIB ini menjadi momentum penting bagi Maung Bandung untuk mengamankan tiga poin perdana di kompetisi klub tingkat Asia tersebut.
Kemenangan ini diraih lewat performa impresif yang mengabaikan ketertinggalan awal. Persib sempat tertinggal lebih dulu setelah Jude Soonsup-Bell sukses mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-66 yang menggetarkan gawang Teja Paku Alam. Namun, skuad asuhan Igor Tolic menunjukkan ketangguhan mental yang luar biasa dengan mencetak tiga gol hanya dalam waktu sembilan menit jelang akhir babak kedua.
Sepanjang pertandingan, perubahan skor terjadi secara dramatis berkat gol-gol berkualitas dari berbagai lini. Mariano Peralta membuka kans comeback dengan gol di menit ke-87, diikuti oleh Berguinho pada menit 90+2, dan ditutup oleh Luka Menalo pada menit 90+6. Treble gol ini memastikan skor berubah menjadi 3-1, mengunci kemenangan yang sangat krusial untuk kepercayaan diri tim.
Hasil dari laga ini menempatkan Persib di posisi kedua klasemen sementara Grup B. Meskipun mengantongi poin yang sama dengan pemimpin klasemen, tim nasional Indonesia ini berada di bawah klub Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT). JDT sendiri berhak menempati puncak setelah meraih kemenangan telak 6-0 atas klub Kamboja, Svay Rieng, dalam laga yang berlangsung lebih awal.
Dalam persaingan ketat Grup B, posisi ketiga klasemen ditempati oleh Cong An Ha Noi (CAHN) dari Vietnam. Klub tersebut juga meraih tiga poin berkat kemenangan tipis 0-1 saat melakoni laga tandang melawan Lion City. Dengan demikian, klasemen kini menampilkan tiga tim di puncak klasemen sama-sama mengoleksi tiga poin, sementara Shan United, Lion City, Port FC, dan Svay Rieng masih mengoleksi nol poin setelah matchday pertama ini.
Analisis Redaksi
Kemampuan Persib untuk mencetak tiga gol dalam rentang waktu sembilan menit saat laga memasuki fase kritis menunjukkan kesiapan mental pemain untuk menghadapi tekanan tinggi di kompetisi benua Asia. Comeback dramatis ini bukan sekadar soal hasil akhir, melainkan indikasi bahwa sistem kerja sama antar lini dalam tim asuhan Igor Tolic sudah mulai berjalan efektif. Ketahanan menghadapi situasi tertinggal terlebih dahulu menjadi modal psikologis penting sebelum menghadapi laga-laga berikutnya yang lebih berat.
Secara persaingan, fakta bahwa tiga tim bersaing ketat di puncak klasemen dengan poin yang sama memberikan dinamika yang tidak terduga. Persib harus segera fokus pada pengelolaan performa dan rotasi pemain karena jadwal berikutnya akan menguji konsistensi mereka. Bagi publik sepak bola Indonesia, kemenangan ini menjadi isyarat positif bahwa tim-tim domestik mulai mampu bersaing secara kompetitif melawan kekuatan tradisional seperti JDT atau klub-klub dari negara tetangga.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Janice Tjen Diproyeksi Ulangi Kejayaan sebagai Unggulan Pertama Chennai Open 2026

Jokowi dan Shin Tae Yong Saksi Ijab Bahagia Pernikahan Asnawi & Yuriska

Toraja Academy Turunkan 100 Atlet untuk Tembus Prestasi di CNN Indonesia Taekwondo Championship
