Comeback Dramatis: Persib Kalahkan Port FC 3-1 di ASEAN Club Championship
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Persib Bandung meraih kemenangan dramatis 3-1 atas Port FC dalam matchday perdana Grup B ASEAN Club Championship di Stadion Thammasat, Kamis (8/10) malam WIB. Comeback apik ini memastikan sang Pangeran Biru langsung tancap gas setelah tertinggal satu gol dari tuan rumah.
Tertinggal bukan berarti menyerah. Persib terus menekan dalam 45 menit pertama, meski sempat dalam tekanan di menit ke-19 ketika kemelut di depan gawang mereka hampir berbuah gol. Eliano Reijnders menjadi penolong dengan menghalau bola tepat waktu. Beberapa menit kemudian, kiper Teja Paku Alam tampil gemilap menggagalkan tendangan Erik Sviatchenko di menit ke-23.
Hasilnya, Persib justru unggul dalam hal peluang. Berguinho menebak bola di depan gawang, namun Michael Bataican masih sigap. Di menit ke-30, tembakan Luka Menalo pun diblok pemain belakang Port. Skor 0-0 bertahan hingga jeda setelah Teja lagi-lagi menyelamatkan gawangnya dari tendangan jarak jauh Francisco Mendes di penghujung babak pertama.
Kebuntuan baru pecah di menit ke-62. Ikhwan Tanamal melanggar Kaka Mendes di kotak penalti, memberikan hadiah penalti untuk Port. Jude Soonsup-Bell tidak menyia-nyiakan kesempatan, tendangannya ke sudut kanan gawang membuat Port unggul 1-0. Skor tersebut bertahan hingga memasuki menit-menit kritis babak kedua.
Drama terjadi di menit-menit akhir. Persib mendapat penalti di menit ke-79 setelah Mariano Peralta dijatuhkan Nittipong Selanon, namun wasit menganulir keputusan itu setelah mengecek VAR. Harapan Persib baru berbuah di menit ke-86, saat Peralta menyontek umpan terobosan Balsa Sekulic untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Comeback total terjadi saat injury time. Berguinho mencetak gol kedua Persib di menit 90+2, disusul sundulan Luka Menalo di menit 90+5 yang menyambut umpan Peralta. Skor akhir 3-1 memastikan Persib menutup pertandingan dengan penuh kebanggaan di kandang lawan.
Analisis Redaksi
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Ini adalah sinyal peringatan bagi para petahana di Grup B. Kemampuan Persib bangkit dari ketertinggalan dalam hitungan menit terakhir menunjukkan kedalaman mental tim. Tiga gol yang lahir dalam enam menit terakhir (menit 86, 90+2, dan 90+5) mengindikasikan bahwa mesin ofensif Pangeran Biru masih sangat tajam dan berbahaya di akhir laga.
Yang perlu diwaspadai adalah faktor keberuntungan dalam penyelamatan penalti Peralta yang dianulir VAR. Meskipun secara hukum permainan itu keadilan, secara psikologis tekanan bisa berubah menjadi motivasi. Bagi Port FC, kericuhan di pertahanan mereka saat gol kedua dan ketiga Persib menjadi fokus evaluasi utama. Jika skema bertahan mereka tetap rapuh di zona sentral saat menghadapi tekanan akhir, Port FC akan kesulitan mempertahankan harapan lolos di laga-laga selanjutnya.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Liga Champions Matchday 4: Barcelona Tantang Aston Villa, MU Menjamu Roma

Kendala Teknis Motor Cederai Peluang Almansa di Sepang, Senggolan Danish Bikin Gagal Podium
Kimi Antonelli Cetak Sejarah sebagai Juara Dunia Formula One Termuda
