Rabu, 4 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kagan dan Soai Raih Nobel Kimia 2026 untuk Riset Molekul Kiral yang Mengubah Sintesis Organik

TeknologiFitriani NingsihFitriani NingsihSumber: CNN Teknologi
Fitriani Ningsih
Fitriani Ningsih
Jurnalis Siber

Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.

Kagan dan Soai Raih Nobel Kimia 2026 untuk Riset Molekul Kiral yang Mengubah Sintesis Organik
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Kenso Soai mengungkapkan keseniangnya melalui telepon saat konferensi pers pada Rabu (7/10), menyebut momen itu sebagai hari paling membahagiakan dalam hidupnya.
  • Sementara itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya tengah berbelanja ketika menerima kabar tersebut.
  • Badan pemberi penghargaan menjelaskan bahwa riset kedua ilmuwan ini menyoroti aspek dasar kimia, khususnya keberadaan molekul dalam dua bentuk yang saling bercermin.

Dua ilmuan, Henri Kagan dan Kenso Soai, ditetapkan sebagai peraih Hadiah Nobel Kimia 2026 atas penemuan efek nonlinier dan autokatalisis dalam sintesis organik asimetris, sebuah breakthrough yang memungkinkan pembuatan molekul kiral dengan presisi tinggi. Kenso Soai mengungkapkan keseniangnya melalui telepon saat konferensi pers pada Rabu (7/10), menyebut momen itu sebagai hari paling membahagiakan dalam hidupnya. Sementara itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya tengah berbelanja ketika menerima kabar tersebut.

Badan pemberi penghargaan menjelaskan bahwa riset kedua ilmuwan ini menyoroti aspek dasar kimia, khususnya keberadaan molekul dalam dua bentuk yang saling bercermin. Heiner Linke, Ketua Komite Nobel Kimia, menggunakan analogi tangan kiri dan kanan untuk menjelaskan konsep kiralitas. "Keduanya merupakan bayangan cermin satu sama lain, tampak serupa, tetapi tidak identik," kata Linke. Sifat molekuler ini berasal dari kata Yunani yang berarti tangan, dan menjadi kunci dalam membedakan bentuk molekul yang tidak dapat ditumpangtindihkan secara sempurna.

Pengumuman ini merupakan bagian dari rangkaian pekan Nobel, menyusul penganugerahan bidang Kedokteran pada Senin dan Fisika pada Selasa. Meskipun sering kali kalah sorotan dibanding bidang lain, Nobel Kimia telah mengakui penemuan berpengaruh seperti fisi nuklir dan teknik pengurutan genetik. Pada tahun sebelumnya, penghargaan ini diberikan kepada Susumu Kitagawa, Richard Robson, dan Omar Yaghi untuk pengembangan kerangka logam-organik yang berpotensi mengatasi tantangan perubahan iklim dan keterbatasan air tawar.

Sejarah penghargaan ini berakar pada wasiat Alfred Nobel, seorang ahli kimia asal Swedia yang mengumpulkan kekayaan besar melalui penemuan-pepenemuan terkait peperangan, terutama dinamit. Penghargaan untuk pencapaian di bidang sains, sastra, dan perdamaian mulai diberikan pada tahun 1901. Sementara itu, penghargaan di bidang ekonomi ditambahkan kemudian dengan pendanaan dari bank sentral Swedia. Berbeda dengan诺贝尔 Kimia yang diumumkan di Swedia, Nobel Perdamaian diberikan secara terpisah di Oslo, Norwegia.

Kagan dan Soai akan menerima medali dari Raja Swedia Carl XVI Gustaf dalam upacara resmi di Stockholm pada 10 Desember, bertepatan dengan peringatan wafatnya Alfred Nobel. Acara tersebut akan dilanjutkan dengan jamuan di Balai Kota Stockholm. Selain kehormatan tersebut, kedua ilmuwan ini juga berbagi hadiah sebesar 12 juta krona Swedia atau sekitar US$1,2 juta. Upacara ini menandai puncak dari pengakuan internasional atas kontribusi fundamental mereka dalam bidang kimia sintetis.

Analisis Redaksi

Penghargaan ini menegaskan kembali bahwa inovasi di bidang kimia dasar memiliki dampak ekonomi yang masif, khususnya dalam industri farmasi dan material sains. Kemampuan mensintesis molekul kiral secara efisien melalui autokatalisis dapat mempercepat pengembangan obat-obatan baru dan katalis industri yang lebih ramah lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa investasi pada riset fundamental tetap menjadi fondasi utama kemajuan teknologi medis dan kimia modern.

Secara strategis, pengakuan terhadap Kagan dan Soai membuka jalan bagi kolaborasi lintas batas yang lebih intensif di antara lembaga riset global. Dengan meningkatnya kebutuhan akan solusi untuk tantangan lingkungan seperti yang diidentifikasi dalam riset kerangka logam-organik tahun lalu, fokus pada kiralitas asimetris menjadi kunci untuk menciptakan material fungsional yang lebih efisien. Para pemangku kepentingan di sektor kebijakan sains perlu memperhatikan bagaimana penghargaan Nobel sering kali mendikte arah investasi riset global di tahun-tahun berikutnya.

Meow! Tanya Nesi!
😸