Inggris Kalahkan Ceko 3-0, Spanyol Balikkan Keadaan Lawan Kroasia di UEFA Nations League
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Inggris memetik kemenangan telak 3-0 atas Republik Ceko dalam lanjutan Grup A3 UEFA Nations League yang berlangsung di Stadion Wembley, London, dini hari Rabu (7/10) WIB. Tiga gol dalam laga ini memastikan Harry Kane kembali menjadi determinan utama skuad asuhan Thomas Tuchel, sementara lini depan Ceko tampak rapuh menghadapi tekanan penuh dari UEFA Nations League putaran ini. Skor tanpa balas ini menegaskan dominasi Inggris di kandang sendiri.
Langkah Inggris ke arah kemenangan dimulai dengan inisiatif menyerang yang agresif, dipicu oleh tendangan bebas Trent Alexander-Arnold yang baru dapat dihalau kiper Ceko, Lukas Hornicek, tanpa mengancam gawang. Ketegangan di lini belakang tamu pecah pada menit ke-27. Bek sayap Ceko, Vladimir Coufal, melakukan kekeliruan fatal dalam mengantisipasi arah bola. Kesalahan tersebut berbuah gol bunuh diri yang mengubah keadaan menjadi 1-0 untuk keunggulan skuad Tiga Singa.
Avan guard Inggris terus menekan menjelang peluit babak pertama. Umpan silang akurat dari Morgan Rogers menemukan kepalanya pada menit ke-40, dan Harry Kane mengubahnya menjadi gol pembuka pribadinya, memperlebar jarak menjadi 2-0. Dominasi permainan tidak surut ketika babak kedua dimulai. Kane mencatatkan nama di papan skor untuk kedua kalinya pada menit ke-57 setelah sundulannya melesat masuk ke gawang Ceko, sekaligus mengunci skor 3-0 hingga pertandingan usai.
Dalam pertandingan lainnya, Spanyol berhasil membalikkan keadaan saat dijamu Kroasia di Stadion Poljud, Split. Meskipun tuan rumah unggul lebih dulu berkat gol Ivan Perisic pada menit ke-17, La Furia Roja menunjukkan resiliensi di paruh kedua. Gelandang Mikel Merino, yang saat ini bermain untuk Arsenal, menjadi pahlawan kemenangan dengan mencetak dua gol. Gol pembuka Merino di menit ke-61 membalikkan skor, disusul gol penutupnya di menit ke-86 yang menggaransi tiga poin penuh bagi tim tamu dengan skor akhir 2-1.
Kemenangan di dua laga ini mengonsolidasi posisi Spanyol di puncak klasemen Grup A3. Tim dengan julukan La Furia Roja kini mencatatkan hasil sempurna 12 poin dari empat pertandingan. Inggris membuntuti di posisi kedua dengan koleksi 9 poin. Jelang putaran berikutnya, kedua tim besar Eropa ini menunjukkan kedalaman skuad yang mengkhawatirkan bagi pesaing lain di grup yang sama.
Analisis Redaksi
Kemampuan Thomas Tuchel memaksimalkan transisi serangan Inggris terlihat jelas dalam penyelesaian akhir. Dua gol Harry Kane, satu dari umpan silang dan satu dari tendangan terbuka, menunjukkan fleksibilitas posisi striker yang kini semakin tajam di bawah komando manajer baru. Di sisi lain, kesalahan Coufal mengingatkan bahwa pertahanan Ceko masih rentan terhadap tekanan tinggi (high-pressing) yang diterapkan tuan rumah di Wembley. Konsistensi lini belakang akan menjadi PR utama Ceko jika ingin bertahan di level ini.
Di kubu Spanyol, kemenangan di Split bukan sekadar soal skor, melainkan penegasan mentalitas juara. Menelan kekalahan 0-1 saat away sebelum membalikkan keadaan dengan dua gol dari satu pemain, menunjukkan kedewasaan taktis La Furia Roja. Dominasi Spanyol dengan rekor sempurna 12 poin membuat grup ini kini bersaing ketat di posisi kedua. Inggris harus waspada; selisih tiga poin dengan pemimpin klasemen adalah jarak yang tipis dalam kalkulasi poin akhir. Langkah logis selanjutnya bagi Inggris adalah menjaga performa kandang sambil menyiapkan skema serangan yang lebih bervariasi guna menembus pertahanan kuat Kroasia atau Ceko di laga penentu.
