Satgas PRR Pastikan Jalan dan Jembatan Nasional Sumatra Pulih 100%
Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus berjalan. Hingga, Senin (5/10), seluruh jalan dan jembatan nasional di tiga provinsi tersebut telah pulih 100 persen.
Sementara itu, penyelesaian jalan dan jembatan daerah terus dipercepat. Demikian disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, Amran di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (5/10).
"Untuk infrastruktur jalan nasional dan jembatan nasional itu sudah 100 persen hingga hari ini," jelas Amran yang juga Direktur Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri.
Ia menjelaskan, saat ini penanganan jalan dan jembatan daerah menjadi perhatian. Hal ini untuk memastikan konektivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali berjalan secara optimal.
Untuk jalan daerah, progres pemulihan di Aceh telah mencapai 94,20 persen, Sumatera Utara 98,53 persen, dan Sumatera Barat 83,23 persen. Sementara itu, progres jembatan daerah mencapai 58,93 persen di Aceh, 93,98 persen di Sumatera Utara, dan 59,50 persen di Sumatera Barat.
"Jembatan daerah ini berprogres, dan akan terus diupayakan hingga tuntas secepatnya. Dan juga pembangunan infrastruktur ini, jembatan itu juga didukung oleh TNI Angkatan Darat dan Polri, di mana untuk jembatan Bailey ada beberapa yang sudah progres dilaksanakan," kata Amran.
Selain infrastruktur jalan dan jembatan, pemulihan hunian masyarakat juga terus berlangsung. Dari target pembangunan 57.027 unit hunian tetap (huntap), hingga 5 Oktober 2026 sebanyak 2.085 unit telah selesai.
Sementara itu, dari target 20.803 unit hunian sementara (huntara), sebanyak 20.770 unit atau hampir 100 persen selesai dibangun.