⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Vicky Prasetyo Minta Maaf, Dede Sunandar Sempat Tak Sadar Usai Diturap di Arena Jambi

SelebritiAyu LestariAyu LestariSumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Vicky Prasetyo Minta Maaf, Dede Sunandar Sempat Tak Sadar Usai Diturap di Arena Jambi
BAGIKAN:

Vicky Prasetyo mengonfirmasi bahwa komedian Dede Sunandar telah siuman dan sedang dalam observasi tim medis setelah mengalami pingsan akibat pukulan di GOR Kota Jambi. Insiden terjadi saat keduanya bertanding dalam acara Kapolda Fighter Match, Sabtu (3/10), yang menandai momen tegang di balik kemasan hiburan olahraga tersebut.

Peristiwa bermula ketika Vicky dan Dede, bersama Bedu, turun gelanggang dalam format celebrity match 2 lawan 1. Dalam adu jotos itu, Dede tersungkur ke pinggir ring dan kehilangan kesadaran. Vicky tidak tinggal diam; ia justru tampak menangis histeris sambil memeluk tubuh Dede yang terbaring di kursi, saat tim medis melakukan penanganan darurat.

"Ini lagi pemeriksaan dokter. Segera dikabarin ya," ujar Vicky, mengutip kabar yang beredar, Minggu (4/10). "Alhamdulillah sudah [sadar]." Pernyataan tersebut diberikan untuk memastikan publik bahwa kondisi fisik Dede saat ini stabil, meski insiden itu meninggalkan dampak psikologis mendalam bagi sang komedian.

Sosok Vicky Prasetyo mengakui rasa bersalah yang mendalam pasca-pertandingan. "Yaa karena merasa bersalah saja dan di atas ring semua tidak bisa direncanakan," tuturnya. Tangisannya di atas ring menjadi bukti bahwa di balik aksi panggung, ada kesadaran akan konsekuensi fisik yang serius dari adu kekuatan. Ia juga telah menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Dede.

Kontroversi memanas setelah Vicky mengunggah momen tersebut ke Instagram, lengkap dengan pesan: "Kami hanya ingin memberikan pertarungan yg terbaik 2 vs 1 dan semua bertarung sportif ....mohon doanya semoga dede sehat kembali ..mohon maaf atas semuanya Respect." Unggahan ini memicu amuk warganet yang menyoroti absennya pelindung kepala pada kedua petinju, sebuah standar keamanan dasar yang dianggap diabaikan oleh panitia penyelenggara.

Analisis Redaksi

Skandal ini mengungkap celah fatal dalam regulasi celebrity sports di Indonesia. Ketiadaan pelindung kepala bagi komedian yang bukan atlet tinju profesional menunjukkan kelalaian pihak penyelenggara dalam menerapkan standar keselamatan minimal. Publik seharusnya tidak mengadopsi risiko cedera serius seperti pingsan atau trauma otak sebagai bagian dari hiburan, melainkan sebagai kegagalan manajerial yang serius.

Respons Vicky yang meminta maaf dan menangis di ring adalah langkah etis yang perlu diapresiasi, namun tidak menghapus pertanyaan mendasar tentang akuntabilitas panitia. Tanpa standar keselamatan yang ketat, insiden serupa berpeluang terulang, mengorbankan reputasi peserta maupun penyelenggara. Keamanan penonton dan atlet harus selalu didahulukan dari segmen komedi atau viralitas konten.

Meow! Tanya Nesi!
😸