Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Mackenyu Pilih MUSHOKU TENSEI hingga NARUTO, Akui Live Action Kurang Meyakinkan

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: KapanLagi
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Mackenyu Pilih MUSHOKU TENSEI hingga NARUTO, Akui Live Action Kurang Meyakinkan
BAGIKAN:

Mackenyu Arata, aktor Jepang yang memerankan Roronoa Zoro dalam live action ONE PIECE, mengungkapkan tiga anime favoritnya di sesi talk show Indonesia Comic Con 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, pada Minggu (4/10/2026).

Dalam sesi yang berlangsung pukul 14.00 WIB di main stage tersebut, aktor berusia 29 tahun ini diminta menyebutkan tiga judul serial animasi yang paling ia sukai. Tanpa mengurutkan prioritas, ia memilih MUSHOKU TENSEI: JOBLESS REINCARNATION, HELL'S PARADISE, dan DAEMONS OF THE SHADOW REALM.

Interaksi tidak berhenti pada daftar itu. Mackenyu juga ditanya mengenai potensi remake anime atau film yang ingin ia bintangi. Sebaliknya, ia justru menegaskan preferensinya terhadap medium animasi yang tetap menjadi anime, bukan dikonversi ke format live action. "Aku suka anime tetap sebagai anime. Aku sebenarnya kurang percaya dengan live action," ujarnya dengan tegas, hanya menjadikan ONE PIECE sebagai pengecualian di mana dirinya terlibat langsung.

Menyinggung proyek yang sedang dikerjakan, ia menyebut NARUTO sebagai anime yang tengah disiapkan dalam versi live action. "Mungkin NARUTO yang sedang dibuat sekarang. Kita lihat saja bagaimana hasilnya," kilahnya dengan nada yang penuh antisipasi.

Kunjungan ini merupakan pengalaman pertama Mackenyu menginjakkan kaki di Indonesia. Ia mengaku kagum dengan antusiasme penonton dan rasa hormat yang ditunjukkan oleh masyarakat lokal. "Aku sebenarnya cukup terkejut melihat betapa ramah dan menghargainya semua orang di sini," paparnya. Ia bahkan menilai suasana di Indonesia memiliki kemiripan kuat dengan di Jepang, sebuah komentar yang sekaligus menegaskan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat tersebut.

Analisis Redaksi

Penolakan Mackenyu terhadap tren adaptasi live action untuk seri anime, dengan pengecualian proyek besar ONE PIECE, mengirimkan sinyal kuat tentang persepsi kualitas medium. Sebagai aktor yang telah membuktikan kredibilitasnya di panggung global, komentarnya tentang NARUTO menjadi tolok ukur yang penting bagi penggemar dan pengembang studio yang sedang menyiapkan proyek tersebut. Skeptisisme ini bukan berarti meremehkan, melainkan standar kualitas yang tinggi untuk genre fantasi yang sangat bergantung pada efek visual dan nuansa supernatural.

Bagi industri hiburan di Indonesia, kehadiran aktor Jepang di level A-list ke sebuah event lokal untuk pertama kalinya adalah momen historis yang mengubah peta pasar entertainment. Perpaduan antara antusiasme publik Indonesia dan kedekatan budaya yang dirasakan oleh Mackenyu menunjukkan adanya potensi pasar yang dalam untuk konten lintas batas. Bukan lagi sekadar konsumsi pasif, melainkan interaksi budaya yang dua arah.

BERITA TERKAIT (Selebriti)

Meow! Tanya Nesi!
😸