Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Argentina Lumat Burkina Faso 7-0, Siap Duel Perpisahan Messi

OlahragaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Argentina Lumat Burkina Faso 7-0, Siap Duel Perpisahan Messi
BAGIKAN:

Argentina membantai Burkina Faso dengan skor 7-0 dalam laga FIFA Matchday di Buenos Aires, Minggu (4/10) pagi WIB. Hasil ini menegaskan dominasi Albiceleste di laga persahabatan internasional, yang membuat penonton di Stadion Monumental menyaksikan pesta gol tanpa henti sepanjang 90 menit permainan. Tidak ada satu pun pemain yang mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut.

Lautaro Martinez membuka keunggulan Argentina di menit keempat. Meskipun penalti awalnya diblok kiper Guira Abdoul Razack, bola liar kembali melompat ke kaki Martinez yang dengan cepat menyelesaikannya menjadi gol pembuka. Momentum Argentina terus berlanjut ketika Moumouni Diallo mencatatkan gol bunuh diri di menit kedelapan, memperlebar jarak menjadi 2-0.

Kerja sama tim yang rapat terlihat jelas ketika Gianluca Prestianni mencetak gol ketiga di menit ke-12. Assist dari kombinasi satu-dua dengan Martinez berujung pada tembakan keras yang tak mampu dihalau pertahanan Burkina Faso. Babak pertama ditutup dengan dua gol tambahan yang semakin memperkecil peluang tim tamu untuk comeback. Nico Paz menaklukkan kiper lewat tembakan jarak dekat di menit ke-35, disusul Julián Álvarez yang menyelesaikan umpan silang dari Prestianni satu menit kemudian.

Di babak kedua, serangan Argentina semakin tak tertahankan. Franco Mastantuono mencetak gol keenam timnya di menit ke-57, memastikan skor menjadi 6-0. Pertandingan berlangsung hingga menit tambahan di mana Giuliano Simeone mengunci kemenangan dengan gol terakhir, menutup laga dengan agregat 7-0 yang sangat telak bagi kubu Albiceleste.

Kemenangan besar ini melanjutkan tren positif Argentina di era pasca-Messi, setelah sebelumnya mereka menghancurkan Bolivia dengan skor 4-0. Laga berikutnya akan menjadi momen emosional bagi sepak bola Argentina. Tim asuhan baru ini akan menghadapi Benin pada 6 Oktober, yang sekaligus menjadi duel perpisahan resmi Lionel Messi dari skuad utama Albiceleste.

Analisis Redaksi

Hasil 7-0 ini bukan sekadar soal angka, melainkan indikasi transisi yang mulus bagi Argentina setelah era Messi berakhir. Keterlibatan pemain-pemain muda seperti Nico Paz dan Franco Mastantuono dalam daftar pencetak gol menunjukkan kedalaman skuad yang solid, sesuatu yang dikhawatirkan hilang pasca-pensiunnya sang ikon. Struktur permainan yang mengandalkan kombinasi one-two dan tembakan jarak dekat menunjukkan kedisiplinan taktik yang terjaga meskipun lawan berada di bawah level mereka.

Momen perpisahan Messi pada 6 Oktober diwarnai oleh tekanan tinggi agar laga tersebut tetap menjadi kemenangan telak untuk menghormati kariernya. Namun, dari sisi persiapan, performa ini memberi sinyal bahwa Argentina siap menghadapi jadwal padat turnamen mendatang. Publik perlu mewaspadai potensi rotasi massal yang mungkin dilakukan pelatih untuk menguji formasi, mengingat lawan berikutnya, Benin, juga akan menjadi ujian taktis yang berbeda dari dua laga sebelumnya.

Meow! Tanya Nesi!
😸