Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Takraw Indonesia Gagal ke Emas, Klasemen Asian Games 2026 Tetap di Peringkat 14

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Takraw Indonesia Gagal ke Emas, Klasemen Asian Games 2026 Tetap di Peringkat 14
BAGIKAN:

Tim takraw Indonesia harus rela finis di posisi kedua pada nomor kuadran putra dalam Asian Games 2026, setelah kalah dramatis 1-2 dari Jepang di final yang berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium pada Sabtu pagi waktu setempat. Kekalahan ini otomatis mengirim Indonesia ke papan peringkat ke-14 dalam klasemen medali sementara, dengan total perolehan 37 medali yang terdiri dari 5 emas, 9 perak, dan 23 perunggu.

Ketegangan memuncak sejak gim pembuka. Indonesia sempat tampil dominan dengan keunggulan skor 3-0, lalu menjauhkan jarak menjadi 11-8 di set pertama. Namun, resiliensi Jepang menjadi pembeda utama; mereka berhasil melakukan comeback dan merebut gim pertama dengan skor ketat 17-15. Berbekal kepercayaan diri setelah kehilangan gim pertama, Muhammad Hardiansyah Muliang dan rekan-rekannya bangkit di set kedua dengan performa meyakinkan, memastikan kemenangan melalui skor 15-9.

Harapan Indonesia untuk menyabet emas pupus di gim penentu. Tim Merah Putih gagal mempertahankan momentum pasca-menangkan set kedua, sementara Jepang tampil lebih tajam di momen-momen krusial. Duel sengit berakhir dengan kemenangan Jepang 15-13, sekaligus mengunci medali emas bagi skuat Jepang. Skor agregat 1-2 menjadi bukti bahwa ketahanan mental di laga final menjadi faktor penentu dalam cabang olahraga beregu ini.

Kehilangan peluang emas ini tidak mengubah urutan besar Indonesia di klasemen Asia. Saat ini, Indonesia masih tertinggal jauh di bawah Uni Emirat Arab yang mengoleksi 7 emas, 4 perak, dan 1 perunggu. Di sisi lain, Taiwan memberikan tekanan ketat dengan raihan 4 emas, 16 perak, dan 30 perunggu. Di puncak klasemen, dominasi China semakin terasa dengan koleksi 162 emas, 82 perak, dan 74 perunggu, sementara Jepang dan Korea Selatan menempati posisi kedua dan ketiga dengan 73 serta 33 medali emas masing-masing.

Perjuangan menyamai atau menggeser negara pesaing masih terbuka lebar bagi kontingen Indonesia. Pada sesi terakhir hari ini, dua cabang olahraga yakni voli pantai dan padel telah memastikan diri melaju ke final. Keberhasilan kedua tim tersebut menyabet emas akan menjadi krusial untuk menaikkan posisi Indonesia di papan klasemen dan menjaga momentum sebelum Asian Games 2026 resmi ditutup.

Analisis Redaksi

Pergeseran tipis di klasemen medali ini mengindikasikan bahwa persaingan di papan tengah sangat kompetitif. Posisi Indonesia di peringkat 14 dengan 37 medali menunjukkan bahwa raihan dari cabang non-Olimpiade seperti takraw, meski belum maksimal, tetap berkontribusi signifikan pada total perolehan. Analisis logis menunjukkan bahwa kemampuan bangkit di set kedua, namun rapuh di set penentu, adalah pola yang harus diperbaiki oleh atlet Indonesia untuk menghadapi final voli pantai dan padel hari ini.

Secara strategis, fokus harus beralih sepenuhnya pada dua final tersisa hari ini. Jika voli pantai dan padel mampu menyumbangkan emas, Indonesia berpeluang menggeser posisi di atas Taiwan, yang saat ini hanya unggul dalam jumlah perak. Hal ini perlu diwaspadai karena selisih total medali dengan Uni Emirat Arab dan Taiwan masih cukup renggang, sehingga setiap medali yang diraih di sisa pertandingan memiliki bobat strategis dalam upaya mengubah narasi prestasi nasional di kancah Asia.

Meow! Tanya Nesi!
😸