Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 14 Pejabat Utama, Ganti Pucuk Pimpinan Polri

Politik
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Sumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 14 Pejabat Utama, Ganti Pucuk Pimpinan Polri
BAGIKAN:

Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar perombakan besar-besaran di tubuh Mabes Polri. Jenderal Suyudi Ario Seto, yang baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai kepala Polri, menerbitkan telegram mutasi untuk 14 perwira tinggi, termasuk pergeseran posisi Wakapolri dari Komjen Dedi Prasetyo ke Komjen Wahyu Hadiningrat.

Perubahan pucuk pimpinan Polri terjadi dua hari sebelum telegram mutasi itu terbit. Kini, tongkat komando sepenuhnya berada di tangan Suyudi, yang sekaligus menggeser posisi asisten utama dan pejabat divisi vital. Sekaligusnya, posisi Wakapolri kini diisi oleh Komjen Wahyu Hadiningrat, menggantikan Komjen Dedi Prasetyo yang sebelumnya memegang jabatan tersebut di bawah kepemimpinan Sigit.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa pergantian ini bukan tanpa sebab. "Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10). Penjelasan ini mengaitkan perubahan tersebut dengan strategi organisasi untuk menjaga kesinambungan tugas.

Sebanyak 14 personel mendapat penugasan baru berdasarkan keterangan tertulis Humas Polri. Di antaranya, Inspektur Pengawasan Umum kini diisi Komjen Asep Edi Suheri, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Irjen Dedy Kusuma Bakti, serta Kepala Badan Reserse dan Kriminal Irjen Asep Safrudin. Posisi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan diberikan kepada Irjen Hery Herjawan, sementara Irjen Rudi Darmoko naik sebagai Kepala Badan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan.

Perombakan tidak berhenti di lingkup Asisten dan Kepala Divisi. Asisten Utama bidang Perencanaan Umum dan Anggaran dipegang Irjen Andik Setiyono, Asisten bidang Logistik Brigjen Agus Dwi Hermawan, dan Asisten bidang Sumber Daya Manusia Brigjen Deni Dharmapala. Di level Divisi, Irjen Mahmud Nazly Harahap menjadi Kadiv Propam, Irjen Roberto GM Pasaribu memimpin Divisi TIK, sementara Brigjen Tubagus Ami Prindani menjabat Kepala Densus 88 Antiteror.

Dua pejabat terakhir, Kepala Divisi Hukum Polri Irjen Ahrie Sonta dan Kepala Korps Tipidkor Irjen Arie Ardian Rishadi, juga part dari daftar mutasi ini. Koordinator Staf Pribadi Pimpinan diisi oleh Kombes Didik Hariyanto. Johnny menambahkan bahwa para pejabat baru diharapkan segera menyesuaikan diri untuk melanjutkan program yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Analisis Redaksi

Penggantian pucuk pimpinan dan serentak rotasi 14 pejabat utama ini menandai strategi konsolidasi cepat oleh Kapolri baru. Mengingat pergantian terjadi hanya beberapa hari setelah Suyudi resmi menjabat, mutasi ini berfungsi untuk memastikan loyalitas serta kesesuaian ideologi di lingkup strategis sebelum memasuki program kerja tahunan.

Perlu diwaspadai dampaknya terhadap stabilitas operasional di lapangan. Pergantian cepat di badan intelijen dan reserse bisa mengubah prioritas penegakan hukum dalam jangka pendek. Publik dan institusi terkait harus memantau apakah rotasi ini murni faktor penyegaran karier atau merupakan langkah preemtif untuk mengendalikan narasi dan arah kebijakan keamanan di bawah komando baru.

Meow! Tanya Nesi!
😸