Cosplayer Kembali Meramaikan ICC 2026 di JIEXPO, Mackenyu Tampil Hari Kedua
Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Indonesia Comic Con (ICC) 2026 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, Sabtu (3/10/2026), dengan kehadiran para cosplayer yang menghidupkan suasana sejak hari pertama. Perubahan lokasi acara dari Jakarta International Convention Center (JICC) ke JIEXPO menandai babak baru bagi festival budaya pop yang telah berlangsung selama satu dekade ini. Kemeriahan langsung terasa saat para peserta tampil memamerkan kostum karakter pilihan mereka yang berlatar belakang anime, game, hingga film populer.
Sejumlah tamu bintang dunia hiburan dan budaya pop dijadwalkan mengisi rangkaian acara tersebut. Salah satu daya tarik utama adalah kehadiran Mackenyu, aktor yang dikenal lewat perannya sebagai Roronoa Zoro dalam serial live-action ONE PIECE. Meski namanya menjadi salah satu magnet utama, jadwal kehadiran bintang asal Jepang itu baru akan terpantau pada hari kedua, yakni 4 Oktober 2026. Untuk saat ini, fokus utama pengunjung tertuju pada interaksi komunitas di lokasi acara.
Bagi banyak komunitas, panggung ICC bukan sekadar tempat bertemu, melainkan markas pribadi. Hal itu tercermin dari kisah Moi Michi, seorang cosplayer yang memilih tampil sebagai Marcille Donato dari anime DELICIOUS IN DUNGEON. Ia mengungkapkan bahwa gelaran ICC memiliki nilai sentimental yang dalam karena tempat inilah yang menjadi venue pertamanya untuk unjuk gigi saat mulai menekuni hobi ini pada 2023. Bagi para pelaku ekosistem, venue baru ini memberikan napas segar untuk mendisplay karya.
Perpindahan lokasi ke JIEXPO Kemayoran membawa nuansa tersendiri dibandingkan venue sebelumnya. Selama sepuluh tahun terakhir, penyelenggara memang telah mengakomodasi pertumbuhan komunitas yang kian masif. Transisi ini diharapkan mampu menampung jumlah pengunjung dan peserta yang meningkat drastis tanpa mengorbankan kenyamanan ruang bagi para cosplayer untuk berinteraksi.
Antusiasme publik terlihat jelas dari kerumunan yang terus memadati area utama hingga hari pertama berakhir. Para pengunjung tidak hanya datang untuk menyempurnakan koleksi merchandise, tetapi juga untuk mengabadikan momen bersama para cosplayer di spot strategis. Dinamika tersebut menegaskan bahwa industri budaya pop Indonesia telah bertransformasi menjadi ekosistem yang hidup dan terus berevolusi.
Analisis Redaksi
Pemindahan lokasi ke JIEXPO Kemayoran bukan sekadar keputusan logistik, melainkan sinyal kesiapan penyelenggara untuk menskalakan acara ke tingkat industri yang lebih besar. Dengan fondasi sepuluh tahun, transisi ini mengindikasikan bahwa pasar dalam negeri untuk budaya pop Asia Barat dan lokal sudah cukup dalam dan matang secara komersial serta komunitas.
Keberadaan tokoh publik internasional seperti Mackenyu menjadi pengungkit strategis untuk menjembatani komunitas penggemar domestik dengan pasar global. Hal ini meningkatkan nilai acara di mata investor maupun lembaga budaya, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai hub regional untuk event hiburan populer.
Menyikapi hal ini, publik perlu memperhatikan bagaimana penyelenggara mengakomodasi aksesibilitas dan keamanan massa dalam venue yang lebih luas. Di sisi lain, komunitas harus terus menjaga kualitas kreasi karena daya saing industri ini kini ditentukan bukan hanya oleh skala, tetapi oleh orisinalitas konten dan kedalaman interaksi.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

My Chemical Romance Prioritaskan Riset Studio, Konser 2027 Ditinggalkan demi Album Baru

H-4 Konser BIGBANG di Bangkok: iMe Thailand Tetapkan Syarat Ketat & Ceklis Barang Wajib untuk Penggemar

Laporan TPKS Betrand Peto Resmi Naik Tahap Penyidikan, Kuasa Hukum: Ini Justru Memperjelas Positioning Hukum
