Tim SAR Temukan Dua Korban KM Virgo, Total 80 Meninggal dan 55 Masih Hilang di Laut Jawa
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 yang terbalik dan tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa, Kalimantan Selatan, pada Jumat (2/10). Penemuan melalui jalur darat ini menambah deretan panjang daftar korban tragedi laut yang menelan total manifest 243 orang tersebut. Hingga kini, 80 orang dipastikan meninggal dunia dan 55 lainnya masih hilang.
Dua jenazah itu ditemukan lewat penyisiran jalur darat. Informasi penemuan langsung diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin dari Kantor SAR Palangka Raya. Tiga hari sebelumnya, tepatnya Rabu (30/9), tim SAR gabungan dari kantor yang sama juga berhasil mengevakuasi empat korban saat menyisir wilayah pesisir dan perairan area pencarian.
Berdasarkan keterangan tertulis Basarnas, enam korban tersebut selanjutnya dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk proses identifikasi lebih lanjut. Khusus enam korban yang ditemukan pada Jumat pagi, evakuasi menuju Banjarmasin menggunakan helikopter Basarnas HR-3604. Operasi udara ini ditempuh demi mempercepat penanganan jenazah sebelum kondisi fisik semakin memburuk.
Secara keseluruhan, tim pencari telah menemukan 188 orang dari total manifest 243 penumpang dan awak kapal. Rinciannya, 108 orang selamat dan 80 meninggal dunia. Sebanyak 55 orang masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia, baik melalui operasi laut maupun penyisiran darat. Basarnas menegaskan upaya pencarian berjalan maksimal dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel.
KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) pukul 02.00 Wita. Kapal berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) ketika cuaca buruk menerjang. Pada hari yang sama, lambung kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa. Tragedi ini memicu operasi pencarian berskala besar yang melibatkan berbagai instansi selama berminggu-minggu.
Proses identifikasi jenazah terus bergerak. Pada Senin (28/9), Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 16 jenazah korban. Total sudah ada 41 jenazah yang teridentifikasi. Dari jumlah itu, 25 jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga. Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes dr Much Sofwan merinci situasi terkini di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
"Demikian jumlah total yang telah teridentifikasi sampai dengan hari Senin, 28 September adalah 41 orang. Dan yang belum teridentifikasi sebanyak 29 orang dari seluruh jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin total 70 orang sampai hari ini diumumkan," kata Kombes dr Much Sofwan kepada wartawan, Senin.
Analisis Redaksi
Tragedi KM Virgo Transport 8 memperlihatkan betapa rentannya pelayaran niaga antarpulau di Indonesia menghadapi anomali cuaca. Rentang waktu antara hilangnya kontak pada 13 September hingga penemuan korban terbaru di awal Oktober menunjukkan medan pencarian yang sangat luas dan sulit. Fakta bahwa sebagian korban baru ditemukan lewat jalur darat mengindikasikan arus laut Masalembo membawa jasad menjauh dari titik tenggelam kapal secara signifikan.
Proses identifikasi oleh Tim DVI menjadi tantangan medis dan forensik tersendiri. Dengan 29 jenazah belum teridentifikasi dari total 70 yang diterima RS Bhayangkara Banjarmasin, waktu bekerja melawan pembusukan jaringan. Keterlambatan identifikasi memperpanjang masa tunggu keluarga korban yang sudah kehilangan harapan melihat kerabat mereka pulang dalam keadaan utuh.
Langkah selanjutnya yang wajib dituntut publik adalah investigasi menyeluruh terhadap kelaikan kapal dan sistem peringatan dini cuaca saat keberangkatan. Lima puluh lima orang yang masih hilang bukan sekadar angka statistik. Mereka adalah tanggung jawab negara yang belum tuntas. Operasi pencarian tidak boleh mengendur hanya karena durasi telah melewati tiga pekan.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Ditlantas Polda Metro Buka Dua Gerai SIM Keliling di Jakarta pada Minggu

Polda Metro Siagakan Lima Kantong Parkir Besar untuk Jaga Ketertiban Apel Akbar Palestina di Monas

Kapolda Metro Tekankan Penataan Lingkungan sebagai Kunci Akar Permasalahan Narkoba di Kampung Muara Bahari
