Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Hak Kunjung Halle Berry ke Maceo Dibatasi Pasca Adu Dugaan Kekerasan dengan Olivier Martinez

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: CNN Selebriti
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Hak Kunjung Halle Berry ke Maceo Dibatasi Pasca Adu Dugaan Kekerasan dengan Olivier Martinez
BAGIKAN:

Pengadilan Los Angeles County resmi mengabulkan perintah perlindungan sementara yang diajukan aktor Olivier Martinez, membatasi waktu kunjungan Halle Berry terhadap putranya, Maceo. Langkah hukum ini diambil setelah Martinez dituduh melakukan kekerasan fisik terhadap anak yang kini berusia 12 tahun tersebut. Berdasarkan dokumen resmi yang dirilis pada Kamis (1/10), hakim menetapkan penyesuaian jadwal agar interaksi antara ibu dan anak tetap berjalan, namun dalam batasan ketat yang ditentukan pengadilan. Keputusan ini menandai eskalasi dalam konflik pribadi pasangan yang baru bercerai tiga tahun lalu itu.

Hakim membatasi waktu bertatap muka Berry hanya pada hari Senin, Selasa, Sabtu, dan Minggu, mulai pukul 10.00 hingga 20.00 waktu setempat. Di sisi lain, permintaan Martinez untuk memantau tes kesadaran dan alkohol terhadap Berry ditolak hakim karena dinilai kurang didukung bukti yang cukup. Hal ini menunjukkan bahwa fokus saat ini adalah pada regulasi jadwal, bukan pada pengawasan kesehatan fisik eksang aktris, kecuali ada bukti lanjutan yang muncul di persidangan berikutnya.

Laporan Martinez dalam berkas perkara mengungkap tuduhan berat. Ia mengklaim Berry pernah meraih leher Maceo dan mulai mencekiknya sambil berteriak, "Siapa yang dominan sekarang?! Siapa yang dominan?" Martinez menambahkan bahwa tindakan fisik, verbal, maupun emosional tersebut telah berulang kali terjadi selama beberapa tahun terakhir. Berdasarkan narasi itu, ia kini menuntut hak asuh penuh atas Maceo dan mengajukan permohonan perintah perlindungan kekerasan dalam rumah tangga.

Kuasa hukum Martinez, Patrick Baghdaserians, menegaskan bahwa prioritas utama kliennya adalah keselamatan anak. "Keprihatinan utama kami adalah kesehatan, kesejahteraan, dan keselamatan anak di bawah umur tersebut," ujar Baghdaserians. Ia menambahkan, tujuan kedua adalah agar Berry mendapatkan bantuan yang tepat untuk mengatasi masalahnya sehingga ia bisa menjadi lebih baik, yang pada akhirnya akan membantu anak tersebut ke depannya. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa meski ada konflik, tujuan deklaratifnya tetap berpusat pada kepentingan terbaik anak.

Merespons tuduhan tersebut, kuasa hukum Berry, Marina Beck, membantah keras dan menyebut langkah Martinez sebagai upaya yang sengaja menyesatkan opini publik. "Menyebut permohonan ini sama sekali tidak berdasar dan sengaja menyesatkan adalah sebuah pernyataan yang sangat meremehkan," tegas Beck. Ia menambahkan, Halle Berry terbiasa dengan perilaku keterlaluan dari Martinez dan tidak akan membiarkan hal ini menghalanginya untuk memperjuangkan kepentingan terbaik Maceo serta memberikannya kasih sayang dan dukungan yang ia butuhkan. Persidangan lanjutan dijadwalkan pada 16 Oktober, di mana hakim akan menentukan apakah pembatasan tersebut akan dijadikan status permanen atau tidak.

Konflik baru ini mengemuka tiga tahun setelah perceraian mereka resmi dikabulkan pada 2023, usai perselisihan sengit selama delapan tahun. Sebagai bagian dari penyelesaian sebelumnya, Berry diwajibkan membayar tunjangan anak sebesar US$8.000 per bulan, ditambah 4,3 persen dari pendapatan tahunannya yang melebihi US$2 juta. Konteks finansial ini menunjukkan bahwa, meski terjadi sengketa akses, komitmen materiil terhadap kesejahteraan anak tetap berjalan di latar belakang pertikaian hukum mereka.

Analisis Redaksi

Putusan ini mencerminkan kecenderungan pengadilan untuk intervensi terbatas dan proporsional. Alih-alih memutus total akses Berry kepada Maceo, hakim memilih jalur pembatasan jadwal ketat yang mengutamakan pengawasan terukur. Ini bukan hukuman final, melainkan mekanisme protektif sementara (interim) untuk menilai dinamika rumah tangga pasca-perceraian dan memastikan keamanan anak. Kekuatan hukum keluarga di sini bekerja sebagai filter: semua klaim emosional atau finansial kedua orang tua harus melewati saringan bukti dan kepentingan anak yang terukur.

Yang patut diwaspadai publik dan pengacara adalah narasi "kekuasaan" yang saling lempar. Martinez menggambarkan Berry sebagai agresif secara verbal dan fisik; Berry membalas dengan tuduhan manipulasi opini publik. Dengan penolakan atas tes kesadaran/alkohol, hakim secara implisit menyatakan bahwa klaim Martinez tentang gangguan kondisi mental Berry belum cukup kuat untuk justifikasi pengawasan medis. Namun, tuduhan "mencekik" tetap menjadi variabel berat dalam sidang 16 Oktober. Jika terbukti, konsekuensinya bukan hanya akses, tetapi pengujian total kompetensi pengasuhan.

BERITA TERKAIT (Selebriti)

Meow! Tanya Nesi!
😸