Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Rizky Ridho Minta Skuad Indonesia Tenang: Jangan Terburu-buru Kerdus Selisih Gol Malaysia

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Rizky Ridho Minta Skuad Indonesia Tenang: Jangan Terburu-buru Kerdus Selisih Gol Malaysia
BAGIKAN:

Rizky Ridho menegaskan bahwa Timnas Indonesia wajib menjaga kegelapan emosi dalam laga krusial menghadapi Bangladesh. Bek Persija Jakarta itu meminta rekan setimnya tidak tergesa-gesa dalam mengejar selisih gol demi lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Perlahan tapi pasti, atau bisa dibilang, tenang adalah kunci utama di laga nanti. "Yang bisa saya bilang adalah teman-teman antusias [mengejar selisih gol], tapi jangan terlalu terburu-buru juga di pertandingan karena ketika buru-buru hasilnya nanti bakal enggak bagus," kata Ridho pada Rabu (30/9).

Kondisi klasemen memang menekan. Saat ini Tim Garuda menempel di peringkat kedua Grup A dengan empat poin dan surplus dua gol. Di atas mereka, Malaysia mengunci puncak dengan surplus tiga gol. Matematisnya jelas: Indonesia wajib memetik kemenangan penuh atas Bangladesh sekaligus melewati selisih gol lawan. Jika gagal, harapan ke final harus ditunda. Ridho menyarankan skuad tetap berpegang pada rencana teknis yang sudah dirancang, bukan pada panik situasi.

Dari sisi komando, pelatih John Herdman sudah memetakan strategi yang perlu dijaga. "Jadi tetap tenang sesuai dengan latihan, sesuai juga dari rencana coach John [Herdman]. Jadi kami berusaha untuk menampilkan yang terbaik untuk pertandingan besok," tambah Rizky. Laga Indonesia melawan Bangladesh dijadwalkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (1/10) pukul 19.30 WIB. Menariknya, di waktu bersamaan Malaysia akan bertemu Singapura di laga paralel. Ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk merebut tiket final.

Ridho mengakui mental para pemain dalam kondisi prima, meskipun di pertemuan terakhir mereka hanya bermain imbang 0-0 lawan Malaysia. Kapten Persija Jakarta itu justru melaporkan kabar positif dari ruang ganti: para pemain sedang menyala dan berapi-api. "Teman-teman sangat antusias dalam latihan hari ini. Kami siap untuk pertandingan besok dan memberi yang terbaik, insya Allah," ujarnya menutup. Antusiasme ini dinilai tidak boleh berubah menjadi kepanikan di lapangan. Mereka adalah tim yang akan tampil untuk publik yang mendukung penuh di GBK.

Dampak dari ketenangan ini terlihat pada fokus latihan. Tidak ada lagi tekanan untuk mencetak gol di menit-menit awal secara kaget. Fokusnya adalah dominasi penguasaan bola dan eksekusi set-piece yang matang. Ini adalah ciri khas tim yang sedang membangun struktur formasi yang solid. Menjelang jadwal turnamen berlanjut, konsistensi menjadi mata uang yang lebih berharga daripada keberuntungan.

Analisis Redaksi

Pilihan kata 'tenang' dari Rizky Ridho bukan sekadar saran, melainkan instruksi taktis. Di level Asia Tenggara, permainan yang tergesa-gesa membuka celah lebar bagi lawan untuk melakukan counter-attack. Dengan Indonesia memegang surplus dua gol dan Malaysia unggul satu poin selisih gol, tekanan psikologis sudah tinggi. Mengikuti latihan John Herdman berarti menjalankan protokol disiplin ruang (spacing) yang membuat pemain tidak mudah kehilangan bola. Jika tim tetap 'panik' dan memburu gol cepat, risiko kehilangan formasi di lini tengah sangat besar.

Laga paralel Malaysia vs Singapura menjadi variabel yang tidak bisa dikendalikan, tetapi performa sendiri bisa. Jika Indonesia menang, selisih gol Indonesia minimal menjadi 6 poin. Selisih gol Malaysia bisa berubah tergantung hasil lawannya. Satu skenario logis: Indonesia hanya butuh menang dengan skor secukupnya, tetapi jika ingin aman, kemenangan dengan margin besar tetap penting. Ini bukan soal ego, ini soal probabilitas lolos. Ketenangan adalah armor terbaik mereka.

Meow! Tanya Nesi!
😸