Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Media Asing Soroti Skandal Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Lima Pejabat Diskors

DuniaSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Internasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Media Asing Soroti Skandal Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Lima Pejabat Diskors
BAGIKAN:

Media global dari Asia hingga Barat kini memfokuskan sorotan pada temuan klaster hunian mewah di area belakang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Cibinong. Otoritas Indonesia sedang mengejar pengungkapan dugaan praktik koruptif di balik fasilitas eksklusif tersebut, sementara lima pejabat, termasuk kepala penjara, telah diskors untuk sementara waktu.

Channel News Asia (CNA) melaporkan bahwa Ombudsman RI menemukan belasan unit bak apartemen yang dihuni narapidana, lengkap dengan fasilitas gym, minigolf, dan mobil mewah di sekitar Lapas Jawa Barat itu. Dalam artikelnya berjudul "Indonesia probes alleged luxury facilities for inmates at West Java prison", CNA mengutip laporan bahwa narapidana diduga membayar 160.000 rupiah per minggu untuk mengakses fasilitas tersebut, sebuah angka yang mencerminkan sistem "uang haram" yang mengakar.

ABC Net dari Australia turut menyoroti detail hunian yang dilengkapi peralatan rumah tangga standar, seperti TV layar lebar, AC, kulkas, dan sofa. Media tersebut juga mencatat temuan krusial: adanya pintu keluar di area hunian yang memungkinkan penghuni bebas keluar masuk wilayah lapas dengan mudah. Dalam artikelnya "Luxury compound in Indonesian prison sparks corruption probe", ABC Net menegaskan bahwa penyelidikan terus bergulir untuk mengungkap apakah ada transaksi haram antara narapidana dan petugas lapas untuk mendapatkan akses ke kompleks tersebut.

Perhatian media arus utama Inggris dan AS pun tak terbendung. BBC menggarisbawahi reaksi publik yang memprotes keberadaan hunian ber-beragam tipe kamar itu, yang memicu penghancuran kompleks tersebut. "Kompleks penjara di Indonesia telah dihancurkan setelah publik protes menyusul temuan apartemen mewah di area penjara tersebut," tulis BBC. Sementara itu, ABC News menyoroti seruan masyarakat agar lapas dibongkar lebih dalam untuk mengidentifikasi siapa saja penghuni hunian itu. Mereka mencatat bahwa penghuni di sana merupakan terpidana korupsi dan tahanan-tahanan terkenal.

ABC News merangkum, "Kasus ini merupakan aib terbaru bagi sistem pemasyarakatan di Indonesia, yang selama bertahun-tahun bergumul dengan masalah kepadatan penjara, korupsi, dan tuduhan berulang bahwa narapidana kaya bisa memperoleh hak istimewa yang tidak tersedia bagi sebagian besar narapidana." Sorotan global ini menempatkan Indonesia di bawah tekanan moral dan hukum internasional terkait integritas sistem peradilan pidana.

Analisis Redaksi

Temuan lapas Cibinong bukan sekadar pelanggaran tata ruang, melainkan indikasi sistemik di mana uang dapat membungkam norma hukum. Fakta bahwa Ombudsman RI dan media global seperti BBC serta ABC News turun tangan menunjukkan betapa kredibilitas institusi negara sudah menguap di mata internasional. Sorotan ini menegaskan bahwa sistem penjara di Indonesia masih menjadi lahan oligarki hukum di mana privilese bisa dibeli, bukan sekadar dihormati.

Langkah diskors lima pejabat, termasuk kepala penjara, harus menjadi titik balik, bukan sekadar respons kosmetik. Publik berhak mengetahui mekanisme di balik "pintu keluar" yang memungkinkan penghuni berenang bebas dari pengawasan negara. Jika tidak dituntaskan, hal ini akan memperparah stigma di sektor hukum, menggerus kepercayaan publik, dan membuat Indonesia sulit dipandang sebagai negara yang menjunjung supremasi hukum secara konsisten di forum internasional.

Meow! Tanya Nesi!
😸