Bocoran Foto Syuting: Fraser dan Weisz Reuni di The Mummy 4, Adegan Mobil Roket Terungkap
Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

- Bocoran foto lokasi syuting di Inggris mengonfirmasi kembalinya Brendan Fraser dan Rachel Weisz ke layar lebar dalam sekuel The Mummy keempat.
- Keduanya tertangkap kamera bekerja di lokasi terpisah pada Senin (28/9), menandai reunitas dua puluh tahun setelah The Mummy Returns .
- Fraser terlihat mengemudikan mobil roket perakan-merah di bekas pangkalan militer Suffolk, sementara Weisz syuting adegan di luar British Museum, London.
Bocoran foto lokasi syuting di Inggris mengonfirmasi kembalinya Brendan Fraser dan Rachel Weisz ke layar lebar dalam sekuel The Mummy keempat. Keduanya tertangkap kamera bekerja di lokasi terpisah pada Senin (28/9), menandai reunitas dua puluh tahun setelah The Mummy Returns. Fraser terlihat mengemudikan mobil roket perakan-merah di bekas pangkalan militer Suffolk, sementara Weisz syuting adegan di luar British Museum, London.
Fraser, yang kini berusia 57 tahun, tertangkap kamera mengenakan helm dan jaket kulit hitam saat menguji kecepatan mobil roket. Dalam adegan lain di lokasi Suffolk, ia berbincang dengan rekan aktor sambil mendapat dukungan, tetap kaku sesuai karakter Rick O'Connell. Weisz, pemeran ahli Mesir Kuno Evelyn Carnahan, tampil berbeda dengan outfit casual: jaket cropped cokelat, rok polkadot kuning mustard, topi bertepi lebar, dan tas kerja kulit. Ia bahkan terlihat mengeluarkan kamera untuk merekam sesuatu di lokasi syuting London.
Film garapan sutradara Tyler Gillett dan Matt Bettinelli-Olpin ini telah lama dinanti-nantikan. Weisz dipastikan reuni dengan Fraser setelah keduanya terakhir tampil bersama pada 2001. Meskipun Fraser membintangi Tomb of the Dragon Emperor (2008), posisinya saat itu diisi oleh Maria Bello. Universal memilih duo sutradara ini karena rekam jejak mereka di film horor-laga seperti Scream dan Ready or Not. Naskah ditulis oleh David Coggeshall, penulis Orphan: First Kill.
Antusiasme Fraser terhadap proyek ini terungkap dalam wawancara dengan Associated Press pada November 2025. Aktor pemenang Oscar tersebut menyebut film ini sebagai mimpi dua dekade. "Dan saya telah menunggu 20 tahun untuk panggilan ini. Terkadang itu keras, terkadang hanya samar. Sekarang? Saatnya untuk memberikan apa yang diinginkan penggemar," ujar Fraser. Ia juga mengkritik arah film ketiga yang dianggap melenceng dari visinya karena perubahan lokasi ke Tiongkok demi kepentingan komersial.
Reunitas ini terjadi setelah Universal gagal dengan reboot The Mummy (2017) yang dibintangi Tom Cruise. Kritik publik menilai film tersebut kehilangan unsur petualangan khas versi asli Fraser. Waralaba ini sendiri memiliki akar panjang, dari The Scorpion King hingga versi orisinal hitam-putih 1932 karya Karl Freund. Keberhasilan The Mummy pertama dan sekuelnya telah menetapkan standar bagi para penggemar yang menuntut kembalinya dinamika antara Fraser dan Weisz.
Analisis Redaksi
Kembalinya Fraser dan Weisz bukan sekadar nostalgia; ini adalah respons strategis Universal untuk membetulkan narasi pasca-gagalnya reboot Tom Cruise. Penunjukan Gillett dan Olpin, yang dikenal dengan sinema horor cepat dan tegang, serta naskah dari Coggeshall, mengisyaratkan pergeseran nada dari petualangan ringan ke arah yang lebih gelap dan visceral. Ini adalah sinyal bahwa studio ingin mempertahankan inti karakter O'Connell dan Carnahan sambil menambahkan lapisan ketegangan baru yang relevan dengan selera audiens modern.
Adegan mobil roket dan lokasi di British Museum menunjukkan bahwa film ini akan mempertahankan setting ikonik dari dua film pertama. Fraser sendiri telah secara terbuka mengkritik film ketiga karena mengubah lokasi ke Tiongkok, yang mengindikasikan bahwa The Mummy 4 akan kembali ke akar Mesir dan Eropa, tempat dinamika hubungan keduanya paling kuat. Bagi penonton, ini berarti kembalinya formula petualangan klasik yang sempat hilang di era reboot.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Perpisahan Chimot: Permintaan Maaf dan Warisan 20 Tahun for Revenge

Sinematografi Romantis: Tian Xiwei Kembali ke Drama Modern 'Love Knows No Walls' dengan Nuansa Suspense Gelap

Reese Witherspoon Pangkas Separuh Staf Hello Sunshine, Fokus pada Proyek Film dan Buku
