⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Jungkook Raih Rekor Solois K-Pop: 6 Lagu Lampaui 3 Juta Use di TikTok

SelebritiRio DewantaraRio DewantaraSumber: KapanLagi
Rio Dewantara
Rio Dewantara
Kritikus Film

Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Jungkook Raih Rekor Solois K-Pop: 6 Lagu Lampaui 3 Juta Use di TikTok
BAGIKAN:

Jeon Jungkook, anggota band BTS, resmi menorehkan sejarah sebagai solois K-Pop pertama yang memiliki enam lagu dengan total penggunaan lebih dari tiga juta kali di platform TikTok. Prestasi ini dicapai setelah data dari Korea Herald, yang dirilis pada Senin (28/09/26), mengonfirmasi bahwa jumlah pengunaan lagunya telah melampaui ambang batas tersebut secara kumulatif. Pencapaian ini menegaskan dominasinya di ranah digital, melampaui rekaman serupa yang dicapai oleh musisi lain dalam industri hiburan Korea Selatan.

Lagu yang menjadi pendorong utama rekor ini adalah Left and Right, sebuah hasil kolaborasi antara Jungkook dan penyanyi asal Amerika, Charlie Puth. Single tersebut tercatat telah digunakan dalam 23,2 juta unggahan oleh para pengguna TikTok, menjadikannya konten audio paling populer dalam daftar tersebut. Di posisi kedua, terdapat Dreamers, lagu resmi soundtrack FIFA World Cup 2022, yang telah terakumulasi sebanyak 16,9 juta kali penggunaan. Selisih yang cukup besar antara kedua lagu ini menunjukkan variasi gaya musik yang disukai oleh basis pengguna global di media sosial.

Tiga lagu solo Jungkook turut menyumbang angka signifikan dalam pencapaian ini. Seven tercatat digunakan dalam 8,5 juta unggahan, diikuti oleh versi kecepatan tinggi Left and Right (speed up ver) sebanyak 3,9 juta kali, dan 3D dengan 3,2 juta penggunaan. Sebagai penutup, lagu Still With You mencapai angka sekitar tiga juta unggahan, memuluskan jalur rekor tersebut. Total enam lagu ini membuktikan konsistensi Jungkook dalam mempertahankan relevansi musiknya di algoritma TikTok yang dinamis.

Aktivitas Jungkook di dunia digital tidak berhenti pada pencapaian musikal tersebut. Akun resmi TikTok miliknya saat ini diklaim memiliki 34,5 juta pengikut dan telah mengumpulkan 458 juta likes. Di luar panggung musik, ia juga aktif sebagai model untuk berbagai merek fashion kelas dunia. Penampilannya kerap menjadi sorotan, termasuk saat ia mengenakan rangkaian busana dari Balenciaga dalam konser ARIRANG Tour di Paris. Ia memadukan jaket kulit berkerah tinggi dengan detail Le City studs, celana kulit multi-belt, serta aksesori seperti Venom Boots dan Boomerang Cat Sunglasses yang mengintegrasikan elemen mode ke dalam penampilannya di panggung.

Fokus utama penggemar ke depan tertuju pada penampilan BTS ARIRANG WORLD TOUR in Jakarta. Kedatangan grup ini ke Indonesia menandai momen spesial setelah sepuluh tahun lamanya. Tiket untuk tiga hari konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), yakni pada 26, 27, dan 29 Desember 2026, telah dilaporkan ludes oleh promotor. Kelangkaan tiket ini mengindikasikan tingginya antusiasme pasar Asia Tenggara terhadap tur dunia yang dijadwalkan kembali menyatukan seluruh anggota BTS dengan para penggemarnya.

Analisis Redaksi

Pencapaian ini bukan sekadar statistik, melainkan indikator kuatnya pengaruh budaya pop Korea di platform video pendek global. Fakta bahwa lagu kolaborasi dan lagu solo sama-sama mendominasi menunjukkan kemampuan Jungkook untuk beradaptasi dengan tren audio TikTok yang cepat berubah. Keberhasilan Left and Right melampaui lagu soundtrack Piala Dunia menunjukkan bahwa kekuatan musik pop masih sangat dominan dalam engagement digital di wilayah tersebut.

Secara strategis, kembalinya BTS ke Jakarta setelah satu dekade menjadi katalis besar bagi industri hiburan dan ekonomi kreatif Indonesia. Ludesnya tiket di SUGBK mengindikasikan bahwa permintaan lokal sangat tinggi dan belum sepenuhnya terakomodasi oleh pasar tur Asia lainnya. Hal ini perlu diwaspadai oleh penyelenggara acara di masa mendatang, di mana skalabilitas infrastruktur konser harus terus disesuaikan untuk mengakomodasi lonjakan permintaan fanbase K-Pop yang kian membudaya di Indonesia.

Meow! Tanya Nesi!
😸