Antrean Kapal di Ketapang Tembus 18 Kilometer Pasca Blokade Truk ASDP
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi masih mengular hingga 18 kilometer hingga Senin pagi, padahal aksi blokade jalur penyeberangan oleh sopir truk telah resmi berakhir. Kondisi ini berbanding terbalik dengan Pelabuhan Gilimanuk yang sudah terbebas dari kemacetan total sejak pagi tadi. Manager Humas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Bintang Felfian, mencatat ekor antrean di sisi Jawa terjauhnya berada di area Pasar Wongsorejo sekitar pukul 07.00 WIB. Meski akses pelabuhan sudah dibuka, dampak dari penyumbatan tersebut belum sepenuhnya hilang dari sisi timur.
Bintang menegaskan bahwa situasi di Gilimanuk sudah tidak lagi mengalami penumpukan berarti. "Untuk di Gilimanuk sudah tidak ada antrean mas, pantauan terakhir tadi pagi jam 07.00 WIB. Hanya saja di Ketapang masih pasang-surut, pantauan ekor terakhir jam 07.00 WIB ada di Pasar Wongsorejo atau sekitar 18 kilometer," jelas Bintang. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pemulihan lalu lintas belum seimbang di kedua sisi selat.
Menanggapi kondisi yang memanjang tersebut, Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyatakan fokus utamanya adalah mempercepat normalisasi operasional. Keselamatan pelayaran diprioritaskan dalam mengurai kemacetan di area pelabuhan maupun jalan arteri. "Setelah tercapainya kesepakatan bersama, fokus kami adalah mempercepat normalisasi operasional dan mengurai antrean secara bertahap. Kapasitas kapal yang tersedia terus kami optimalkan, termasuk melalui percepatan siklus pelayanan kapal serta pengaturan muatan sesuai karakteristik dan kapasitas masing-masing kapal," kata Heru.
ASDP menerapkan strategi teknis untuk mempercepat arus kapal di lapangan. Kendaraan dengan muatan lebih dari 30 ton diarahkan naik kapal LCM, sementara muatan di bawah 30 ton menggunakan kapal reguler. General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto, menjelaskan bahwa percepatan dilakukan dari tahap sandar hingga keberangkatan. "Kuncinya adalah memastikan seluruh kapasitas yang tersedia dapat digunakan secara optimal. Pengaturan muatan dilakukan sesuai kapasitas kapal, sementara proses pelayanan kapal terus dipercepat melalui koordinasi yang semakin solid antara petugas, regulator, dan operator. Dengan langkah tersebut, antrean diharapkan dapat terus berkurang secara bertahap," tuturnya.
Sebanyak 25 armada kapal kini dikerahkan untuk menekan waktu tunggu pengguna jasa. ASDP mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas demi kelancaran proses pemulihan. Heru Widodo mengakui bahwa penumpukan ini berdampak langsung pada rantai distribusi logistik rute Jawa-Bali. "Kami memahami bahwa kondisi kepadatan ini berdampak langsung kepada pengguna jasa, khususnya angkutan logistik. Karena itu, percepatan pemulihan menjadi prioritas kami. Seluruh unsur di lapangan terus bekerja untuk memaksimalkan trip, mempercepat siklus pelayanan kapal, dan mengurai antrean secara bertahap. Kami mengimbau pengguna jasa tetap mengikuti arahan petugas agar proses pemulihan dapat berlangsung dengan tertib dan optimal," pungkasnya.
Analisis Redaksi
Blokade yang terjadi pada Sabtu (26/9) menunjukkan kerentanan infrastruktur penyeberangan yang bergantung pada satu titik krusial di rute logistik Jawa-Bali. Ketika satu sisi tersendat akibat aksi masal, sistem tidak memiliki kapasitas cadangan yang cukup untuk meredam efek domino ke sisi lain secara instan.
Strategi pemisahan muatan berdasarkan tonase (di bawah atau di atas 30 ton) adalah solusi taktis yang tepat. Ini menunjukkan ASDP sedang melakukan rekayasa lalu lintas maritim secara intensif untuk mengembalikan ritme normal pelayaran di selat.
Pemulihan total kemacetan hingga Pasar Wongsorejo mungkin membutuhkan waktu lebih dari sehari jika frekuensi keberangkatan kapal tidak ditingkatkan secara signifikan. Pengawasan ketat petugas di lapangan menjadi kunci agar antrean tidak memanjang kembali menjadi titik sumbat baru.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Ditlantas Polda Metro Buka Dua Gerai SIM Keliling di Jakarta pada Minggu

Polda Metro Siagakan Lima Kantong Parkir Besar untuk Jaga Ketertiban Apel Akbar Palestina di Monas

Kapolda Metro Tekankan Penataan Lingkungan sebagai Kunci Akar Permasalahan Narkoba di Kampung Muara Bahari
