Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Spanyol Pulik Inggris 3-2 di Wembley, Baena dan Oyarzabal決め Serangan Balik

OlahragaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Spanyol Pulik Inggris 3-2 di Wembley, Baena dan Oyarzabal決め Serangan Balik
BAGIKAN:

Spanyol meruntuhkan dominasi Inggris 3-2 di Wembley dalam laga sengit UEFA Nations League, Minggu (27/9) dini hari WIB, berkat dua gol penentu dari Alex Baena dan Mikel Oyarzabal yang mengubah momentum setelah penalti Harry Kane membentur mistar.

Skor berubah drastis dalam hitungan menit. Spanyol unggul 1-0 di menit kedua lewat Lamine Yamal yang mengeksploitasi kesalahan Marc Guehi untuk menaklukkan James Trafford ke tiang jauh. Namun, Inggris tampil garang di babak pertama. Anthony Gordon menyamakan skor di menit ke-36 melalui serangan balik cepat yang berawal dari umpan terobosan Jude Bellingham, disusul gol sundulan Harry Kane dari umpan Nico O'Reilly empat menit kemudian.

Momen kunci terjadi di menit ke-54 ketika Inggris gagal memanfaatkan hadiah penalti; tembakan Harry Kane menghantam mistar, bukan jala gawang. Kegagalan tersebut membuka celah bagi Spanyol yang memasukkan Baena dan Oyarzabal sebagai pemain pengganti. Keduanya langsung memberikan dampak nyata terhadap pertahanan tuan rumah yang mulai longgar.

Baena mencetak gol penyama di menit ke-60 lagi-lagi berkat kelengahan lini belakang Inggris, kali ini dari Nico O'Reilly. Dani Olmo merebut bola di sisi kiri sebelum mengirim assist presisi kepada Baena untuk melesakkan tembakan keras dari depan kotak penalti. Tiga belas menit kemudian, kerja sama serangan rapi Spanyol kembali berbuah hasil. Umpan Baena membebaskan Oyarzabal yang mengecoh pertahanan Inggris dengan tendangan cungkil (chip) yang meluncur mulus ke gawang Trafford.

Hasil ini turut diikuti pertandingan lain di mana Kroasia mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1. Luka Modric dan Mario Pasalic mencetak gol untuk Kroasia, sementara Adam Karabec menjadi pencetak gol bagi Ceko. Skor akhir: Inggris vs Spanyol 2-3; Rep. Ceko vs Kroasia 1-2.

Analisis Redaksi

Kalah setelah unggul dan gagal mengeksekusi penalti adalah skenario paling buruk bagi tim sebesar Inggris. Dua gol Spanyol lahir dari kegagalan memulihkan posisi pertahanan Inggris, bukan sekadar karena kualitas serangan Spanyol. Ini bukan soal kelemahan taktis yang besar, melainkan kerapuhan dalam transisi bertahan ketika lawan menekan dari sayap atau mengontak bola di kotak penalti.

Keputusan memasukkan Baena dan Oyarzabal membuktikan bahwa kedalaman skuad Spanyol lebih tajam dibanding Inggris. Kedua pemain tersebut langsung mengubah dinamika lapangan tanpa perlu pemanasan lama. Bagi pelatih Inggris, ini menjadi alarm keras bahwa rotasi pemain dan disiplin bertahan menjadi PR besar jika ingin bersaing di level tertinggi Eropa nanti.

Meow! Tanya Nesi!
😸