Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Lima Wakil Indonesia Tembus Perempat Final Asian Games 2026, Jonatan Berpeluang Emas

OlahragaMaya SariMaya SariSumber: CNN Olahraga
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Lima Wakil Indonesia Tembus Perempat Final Asian Games 2026, Jonatan Berpeluang Emas
BAGIKAN:

Lima wakil Indonesia siap menggedor pintu semifinal Asian Games 2026 pada babak perempat final yang berlangsung hari Minggu (27/9). Jonatan Christie, Alwi Farhan, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menjadi tumpuan utama. Mereka akan bertanding mulai pukul 07.40 WIB untuk memperebutkan tiket menuju babak penentu perebutan medali.

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menjadi pembuka keran perjuangan tim nasional. Ganda campuran ini akan menghadapi wakil Korea Selatan, Jo Song Hyun/Jeong Na Eun, di urutan pertama pertandingan. Tekanan awal ini penting untuk membangun momentum bagi tim. Kemenangan di laga pembuka sering kali menjadi suntikan semangat bagi rekan-rekannya yang akan turun kemudian.

Dua ganda putra Indonesia dijadwalkan bermain di urutan ketiga. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan berhadapan dengan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju. Statistik menunjukkan Fajar/Fikri unggul dalam rekor pertemuan dengan skor 2-1, dengan kemenangan terakhir diraih di Kejuaraan Dunia 2026. Sementara itu, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dijadwalkan menghadapi ganda Vietnam, Nguyen Dinh Hoang/Tran Dinh Manh. Leo/Daniel dinilai memiliki peluang bagus untuk lolos mengingat kualitas lawan yang kurang dominan di level internasional.

Pertarungan tunggal putra dijadwalkan di urutan kelima, menjadi penutup aksi para pemain Indonesia di hari ini. Alwi Farhan akan berjumpa Chou Tien Chen. Rekor pertemuan menunjukkan Alwi masih tertinggal 1-3. Duel terakhir mereka terjadi di Kejuaraan Dunia 2026, di mana Alwi kalah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 15-21. Kekalahan telak ini menjadi tantangan tersendiri bagi pebulutangkis muda tersebut.

Jonatan Christie akan menutup persaingan dengan menghadapi Loh Kean Yew. Dominasi Jonatan terlihat jelas dari rekor pertemuan di mana ia selalu menang dalam 10 laga terakhir. Keunggulan psikologis ini membuat Jonatan memegang kendali penuh jika performa di lapangan sesuai ekspektasi. Keberhasilan Jonatan lolos akan sangat krusial untuk menjaga asa medali emas di sektor tunggal putra.

Analisis Redaksi

Jadwal pertandingan menunjukkan distribusi beban yang cukup merata, namun fokus utama tentu tertuju pada Jonatan Christie. Dominasi 10 kemenangan beruntun atas Loh Kean Yew bukan sekadar angka, melainkan cerminan konsistensi performa di kelas papan atas. Jika Jonatan melaju, jalur menuju final akan semakin terbuka lebar karena ia menghadapi lawan yang secara historis bisa ia kalahkan dengan kepercayaan diri tinggi.

Sisi lain, performa Alwi Farhan harus menjadi sorotan redaksi. Kekalahan dua gim langsung dari Chou Tien Chen di Kejuaraan Dunia 2026 menandakan adanya gap teknis yang masih perlu diperbaiki. Namun, kompetisi beregu atau multi-event seperti Asian Games seringkali memberikan momentum berbeda. Tekanan untuk menang di depan publik sendiri bisa menjadi variabel yang mengubah dinamika laga tersebut.

Dari sisi tim, keberhasilan empat dari lima wakil lolos akan menjadi modal besar. Pasangan Fajar/Fikri dan Leo/Daniel yang berhadapan dengan lawan dari Asia Timur dan Tenggara memiliki peluang statistik yang lebih nyaman dibanding sektor tunggal. Kombinasi antara kepercayaan diri Jonatan dan potensi kejutan dari pasangan ganda putra Indonesia membuat Indonesia masih menjadi kekuatan utama di turnamen ini.

Meow! Tanya Nesi!
😸