Rambo: The Last Blood Tayang di Trans TV Malam Ini, Sylvester Stallone Hadapi Kartel Meksiko
Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Sylvester Stallone kembali mengenakan peran ikoniknya sebagai John Rambo dalam Rambo: The Last Blood yang akan tayang di Bioskop Trans TV malam ini, Sabtu (26/9/2026), pukul 20.00 WIB. Film kelima dari waralaba tersebut, yang dirilis tahun 2019, akan menjadi tontonan utama sebelum penayangan film Backtrace pada pukul 22.00 WIB. Cerita berlatar 11 tahun setelah Perang Vietnam, mengisahkan seorang veteran yang kini hidup tenang di peternakan kuda ayahnya di Bowie, Arizona, hingga terganggu oleh konflik keluarga dan ancaman kartel narkoba.
John Rambo, yang kini menghabiskan hari-harinya bersama sahabat lamanya Maria Beltran (Adriana Barraza), serta cucu Maria bernama Gabriela (Yvette Monreal), terpaksa keluar dari kesendiriannya ketika Gabriela mendapat kabar dari teman dekatnya, Gizelle (Fenessa Pineda). Gabriela ingin mencari Manuel (Marco de la O), ayah kandungnya yang ia ditinggalkan di masa lalu. Meskipun Rambo dan Maria melarangnya, Gabriela diam-diam mengajak Gizelle menuju Meksiko untuk menuntut penjelasan dari sang ayah.
Sesampainya di apartemen Manuel, Gabriela justru menerima jawaban dingin yang menyakitkan. Manuel mengaku tidak pernah peduli sepenuhnya terhadap Gabriela maupun ibunya. Patah hati, Gabriela dihibur Gizelle dengan diundang ke sebuah bar, namun rencana baik itu berakhir buruk. Gabriela dibius dan diculik oleh kartel Meksiko, sebuah peristiwa yang memicu amarah Rambo dan mengubur kesunyian hidupnya.
Merasa bertanggung jawab, Rambo bergegas ke Meksiko untuk menginterogasi Manuel dan Gizelle, serta berhadapan langsung dengan El Flaco (Pascacio Lopez), pria terakhir yang melihat Gabriela. El Flaco membawa Rambo ke lokasi yang diyakini sebagai tempat penahanan Gabriela. Namun, alih-alih menyelamatkan, Rambo justru dipukuli dan disiksa oleh pasukan kartel pimpinan dua bersaudara, Hugo (Sergio Peris-Mencheta) dan Victor Martinez (Óscar Martinez). Anggota kartel tersebut bersumpah akan menganiaya Gabriela dengan cara lebih kejam sebagai pembalasan atas tindakan Rambo.
Film ini disutradarai Adrian Grünberg dengan naskah hasil kerja sama Matthew Cirulnick dan Sylvester Stallone, yang diangkat dari cerita Dan Gordon dan Stallone. Karakter John Rambo sendiri diadaptasi dari novel First Blood karya David Morrell. Bagi penonton yang telah mengetahui sinopsis, malam ini adalah momen untuk menyaksikan puncak kemarahan veteran yang menolak untuk mati tanpa meluapkan dendam terakhirnya.
Analisis Redaksi
Penayangan Rambo: The Last Blood di kanal nasional seperti Trans TV menunjukkan kuatnya daya tarik franchise aksi Amerika di segmen penonton malam hari. Pemilihan waktu 20.00 WIB menargetkan audiens keluarga muda yang mungkin mencari hiburan keras namun tersambung di jam prime time nasional. Berbeda dari beberapa film Rambo sebelumnya yang berfokus pada peperangan, film ini menawarkan dinamika baru: duel satu lawan banyak dalam konteks kejahatan terorganisir, yang mungkin lebih relevan bagi penonton yang terbiasa dengan narasi kartel dalam drama modern.
Apa yang perlu diwaspadai adalah eskalasi kekerasan yang digambarkan kartel terhadap Gabriela, sebuah elemen plot yang cukup berat untuk tayangan televisi pukul 8 malam. Namun, sebagai film yang sudah rilis empat tahun sebelumnya, regulasi sensor saat ini kemungkinan lebih longgar dibanding saat awal rilis bioskop. Penonton diharapkan sudah paham bahwa film ini bukan sekadar aksi, melainkan studi kasus tentang trauma perang yang memaksa seorang manusia menjadi mesin pembalas dendam. Langkah selanjutnya bagi stasiun TV adalah mengukur rating tayangan ini; jika performa tinggi, bukan tidak mungkin waralaba atau film aksi hard-boiled lain akan masuk ke slot serupa, menggeser film-film ringan yang biasa mengisi jam tersebut.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Lolox Ungkap Kesedihan Kehilangan Ayah di Gala Premiere Film GAK ADA MATINYA

Ashanty Bangga Arsy Ikut MUN 2026, Warisi Bakat Diplomasi Mendiang Kakek

8 Kalimat yang Dihindari Orang Berempati Tinggi saat Marah untuk Menjaga Hubungan
