Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kuasa Hukum Bantah Tuduhan Jebakan dalam Kasus Dugaan Penganiayaan Betrand Peto

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: CNN Selebriti
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Kuasa Hukum Bantah Tuduhan Jebakan dalam Kasus Dugaan Penganiayaan Betrand Peto
BAGIKAN:

Kubu Betrand Peto membantah keras narasi penjebakan yang mengiringi kasus dugaan penganiayaan di kelab malam pada 14 September lalu. Kuasa hukumnya, Timoty Ezra Simanjuntak, menegaskan bahwa seluruh rekan sang klien merupakan lingkaran pertemanan baik dan tidak ada unsur saling menjebak dalam insiden tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Timoty saat mendampingi Betrand menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polda Metro Jaya, Rabu (23/9). Ia merasa perlu meluruskan spekulasi publik yang berkembang liar terkait perselisihan antarkelompok itu.

"Jadi, saya mau luruskan ya. Tidak ada menjebak atau dijebak dalam kasus ini. Semua teman-teman Onyo itu baik-baik," kata Timoty tegas. Ia menambahkan, "Kami ingin meluruskan, karena banyak statement ini jebakan atau dijebak. Tidak ada ya, itu sama sekali tidak ada."

Di tengah proses hukum yang berjalan, pelantun lagu yang akrab disapa Onyo itu berharap permasalahan segera tuntas agar ia bisa kembali fokus berkarya dengan nyaman. "Pokoknya doakan saja ya, mudah-mudahan semuanya cepat selesai dan berakhir dengan baik," ujar Betrand singkat namun penuh harap.

Kedatangan Betrand ke kepolisian berkaitan dengan laporan Bebby Hatami terhadap perempuan berinisial DYP atas dugaan penganiayaan, terdaftar dengan nomor LP/B/6852/IX/2026/SPKT/POLDAMETROJAYA. Persoalan ini rumit karena melibatkan aksi saling lapor; ANW melaporkan Betrand atas dugaan kekerasan seksual, sementara DYP melaporkan Bebby atas dugaan kekerasan fisik.

Betrand sebelumnya telah membantah tudingan pelecehan seksual melalui konferensi pers pada Senin (14/9). Didampingi kuasa hukumnya, anak angkat Ruben Onsu itu menyatakan kabar di media sosial tidak mencerminkan fakta lapangan. "Saya ingin menyampaikan bahwa seperti yang sudah ada berita yang tersebar, bahwa aku tidak melakukan hal yang seperti apa yang dibilang," katanya. Ia memastikan akan kooperatif menghadapi gugatan hukum tanpa menutupi atau memanipulasi kejadian sebenarnya.

Analisis Redaksi

Dinamika saling lapor antara tiga pihak—Bebby, ANW, dan DYP—menunjukkan kompleksitas konflik yang tidak sekadar satu arah. Penolakan kubu Betrand terhadap istilah "jebakan" bertujuan memisahkan diri dari narasi konspirasi, namun justru menyoroti ketegangan antarindividu yang belum menemukan titik temu secara faktual. Publik kini menunggu bukti forensik dan keterangan saksi lain untuk memutus benang kusut klaim kekerasan fisik versus kekerasan seksual ini.

Langkah Betrand hadir sebagai saksi meski statusnya masih bimbang antara korban atau terlapor di mata hukum, memperlihatkan strategi komunikasi krisis yang hati-hati. Fokusnya pada penyelesaian cepat demi kenyamanan berkarya adalah kode bagi industri hiburan bahwa skandal berkepanjangan berdampak langsung pada nilai komersial artis. Keberhasilan manajemen kasus ini bergantung pada transparansi penyidik Polda Metro Jaya dalam menangani laporan yang bersinggungan satu sama lain.

BERITA TERKAIT (Selebriti)

Meow! Tanya Nesi!
😸