Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Polres Rejang Lebong Gandeng Kelompok Tani Bermani Ulu Kembangkan Budidaya Bawang Putih

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Antara News
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Polres Rejang Lebong Gandeng Kelompok Tani Bermani Ulu Kembangkan Budidaya Bawang Putih
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu, menggandeng kelompok tani (koptan) di Kecamatan Bermani Ulu untuk mengembangkan tanaman bawang putih.
  • Langkah ini menjadi bentuk keterlibatan langsung institusi kepolisian dalam sektor ketahanan pangan di tingkat akar rumput.
  • Program pengembangan bawang putih tersebut menyasar lahan pertanian yang dikelola oleh para petani lokal di wilayah Kecamatan Bermani Ulu.

Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu, menggandeng kelompok tani (koptan) di Kecamatan Bermani Ulu untuk mengembangkan tanaman bawang putih. Langkah ini menjadi bentuk keterlibatan langsung institusi kepolisian dalam sektor ketahanan pangan di tingkat akar rumput.

Program pengembangan bawang putih tersebut menyasar lahan pertanian yang dikelola oleh para petani lokal di wilayah Kecamatan Bermani Ulu. Polres Rejang Lebong tidak sekadar memberikan arahan, melainkan turun tangan bersama koptan untuk memastikan proses budidaya berjalan sesuai target yang ditetapkan.

Kecamatan Bermani Ulu selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pertanian di Kabupaten Rejang Lebong. Kondisi geografis dan iklim di kawasan pegunungan tersebut memang cocok untuk komoditas hortikultura bernilai tinggi seperti bawang putih yang membutuhkan suhu relatif sejuk.

Keterlibatan aparat kepolisian dalam program pertanian bukanlah hal baru. Polri secara nasional memiliki mandat untuk mendukung penuh program ketahanan pangan pemerintah. Di lapangan, kolaborasi antara polres dan petani kerap menjadi jembatan untuk mempercepat distribusi bantuan maupun pendampingan teknis.

Bagi masyarakat sekitar, inisiatif ini membuka peluang peningkatan pendapatan. Bawang putih masih menjadi komoditas strategis yang pasokannya kerap bergantung pada impor. Setiap upaya penambahan luas tanam di daerah sentra produksi akan berdampak langsung pada ketersediaan barang di pasar lokal.

Analisis Redaksi

Kolaborasi antara Polres Rejang Lebong dan kelompok tani di Bermani Ulu menunjukkan pergeseran peran kepolisian yang tidak lagi sebatas penegakan hukum, tetapi juga masuk ke ranah pemberdayaan ekonomi warga. Pendekatan semacam ini efektif membangun kepercayaan publik, asalkan pelaksanaannya konsisten dan tidak berhenti pada seremonial penanaman semata.

Yang perlu diwaspadai adalah kesinambungan program setelah masa panen tiba. Petani sering kali menghadapi anjloknya harga jual ketika hasil panen melimpah tanpa adanya jaminan penyerapan dari pasar atau mitra pembeli. Tanpa skema tata niaga yang jelas, jerih payah menanam bawang putih berisiko hanya menguntungkan tengkulak.

Secara logis, langkah selanjutnya yang harus disiapkan adalah pendampingan pascapanen dan akses langsung ke distributor. Pemerintah daerah setempat perlu segera turun memetakan kebutuhan pasar agar hasil kebun petani Bermani Ulu terserap optimal. Jika rantai pasok ini terputus, program ketahanan pangan hanya akan menjadi catatan administratif belaka.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ