Asian Games 2026: Putri KW Pimpin Skuad Badminton Indonesia Hadapi Taiwan di Perempat Final
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Tim badminton beregu putri Indonesia langsung menurunkan kekuatan terbaiknya saat menghadapi Taiwan pada babak perempat final Asian Games 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Selasa (22/9) pagi. Langkah skuad Merah Putih ini bukan tanpa modal. Mereka baru saja menumbangkan Mongolia pada Minggu (20/9), namun lawan kali ini jelas membawa ancaman yang jauh lebih nyata.
Taiwan datang dengan amunisi pemain-pemain penghuni peringkat 20 besar dunia. Baik di sektor tunggal maupun ganda, mereka punya daya saing tinggi. Laga pembuka akan mempertemukan andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani, melawan Lin Hsiang Ti. Putri KW, yang kini menghuni peringkat enam BWF, berhadapan dengan Hsiang Ti di peringkat 19 dunia. Rekor pertemuan mereka tipis. Keduanya baru sekali bertemu pada Malaysia Masters 2024, dan kala itu Putri KW menang straight game.
Pada partai kedua, Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum diturunkan untuk menghadapi Hsieh Pei Shan/Lin Jhih Yun. Ini laga yang menarik dicermati. Rachel/Febi adalah ganda putri terbaik Indonesia saat ini dengan posisi peringkat sembilan BWF. Di sisi lain, Pei Shan/Jhih Yun bukanlah pasangan asli. Pei Shan biasanya bertandem dengan Hung En Tzu di peringkat 10, sementara Jhih Yun bermain bersama Hsu Yin Hui di peringkat 12 dunia.
Tantangan berat menanti di partai ketiga. Thalita Ramadhani Wiryawan harus berhadapan dengan Chiu Pin Chian. Kesenjangan peringkat terlihat jelas. Thalita berada di urutan 60 dunia, sedangkan Pin Chian menempati posisi 17. Keduanya belum pernah bertemu sebelumnya, membuat laga ini penuh tanda tanya. Jika skor masih imbang, ganda kedua Indonesia akan mengandalkan Febriana Dwipuji Kusuma/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Ana/Fadia juga bukan pasangan yang biasa bermain bersama. Mereka akan melawan Hsu Yin Hui/Hu Ling Fang yang kondisinya sama-sama merupakan duet dadakan dari kubu Taiwan.
Skenario terburuk bagi Indonesia memaksa partai kelima dimainkan. Mutiara Ayu Puspitasari, pemain dengan peringkat 75 dunia, disiapkan sebagai penentu kemenangan melawan Huang Yu Hsun yang bercokol di peringkat 27. Beban mental akan sangat besar di pundak Mutiara jika laga benar-benar sampai ke titik ini. Susunan lengkap lima partai tersebut sudah dikunci pelatih demi menjaga asa badminton Indonesia di turnamen multievent terbesar Asia ini.
Analisis Redaksi
Komposisi pemain yang diturunkan kedua tim menunjukkan strategi saling membaca yang sangat kental. Keputusan Taiwan memecah pasangan ganda aslinya—Pei Shan/Jhih Yun serta Yin Hui/Ling Fang—bukan sekadar kebetulan. Ini langkah taktis untuk memutus pola permainan ganda putri Indonesia yang mungkin sudah mereka pelajari dari rekam jejak turnamen reguler BWF. Rachel dan Febi tetap diunggulkan karena kohesi permainan mereka terbukti solid di peringkat sembilan dunia, tetapi ketidakterbiasaan lawan bisa memunculkan ritme tak terduga di lapangan.
Titik paling rawan bagi Indonesia ada di partai ketiga dan potensi partai kelima. Selisih peringkat antara Thalita (60) dan Pin Chian (17), serta Mutiara (75) dan Yu Hsun (27), terlalu lebar untuk ditutup hanya dengan semangat bertanding. Belum adanya rekor pertemuan antara Thalita dan Pin Chian membuat adaptasi di set pertama menjadi kunci mutlak. Jika Putri KW dan pasangan Rachel/Febi gagal mengamankan dua poin awal, tekanan psikologis akan merembet deras ke pemain lapis bawah.
Kemenangan atas Mongolia memberikan kepercayaan diri dasar, tetapi Taiwan adalah ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad beregu putri kita. Pelatih harus menyiapkan skema antisipasi sejak pemanasan, terutama terkait penempatan bola dari pasangan ganda campuran-rakit Taiwan. Jika Indonesia mampu menyelesaikan laga dalam tiga atau empat partai, itu membuktikan bahwa struktur tim kita cukup matang untuk melangkah lebih jauh menuju perebutan medali.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Janice Tjen Diproyeksi Ulangi Kejayaan sebagai Unggulan Pertama Chennai Open 2026

Jokowi dan Shin Tae Yong Saksi Ijab Bahagia Pernikahan Asnawi & Yuriska

Toraja Academy Turunkan 100 Atlet untuk Tembus Prestasi di CNN Indonesia Taekwondo Championship
