Enam Drama China Kualitas Tinggi yang Terlewat Penonton Indonesia, Plotnya Setara Serial Kelas Dunia

Selebriti
Nadia PutriNadia Putri
Sumber: KapanLagi
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Enam Drama China Kualitas Tinggi yang Terlewat Penonton Indonesia, Plotnya Setara Serial Kelas Dunia
BAGIKAN:

Deretan serial televisi Tiongkok dengan kualitas penceritaan kelas atas justru luput dari perhatian penonton Indonesia karena minimnya promosi dan dominasi tema berat. Berdasarkan kurasi ratusan pengguna di mydramalist.com, sejumlah judul masuk kategori "hidden gems" dengan rating tinggi, membuktikan bahwa industri layar kaca negeri tirai bambu menyimpan banyak karya berbobot di luar radar pasar arus utama.

Dominasi romansa istana selama ini menutupi fakta bahwa genre thriller menjadi ladang paling subur bagi karya-karya berkualitas tersebut. Dari pengamatan redaksi selama dua dekade mengikuti perkembangan hiburan Asia, serial pendek berformat web sering kali mengalahkan drama panjang konvensional dari sisi kepadatan cerita. Minim adegan pengisi, setiap episodenya terasa padat dan menegangkan tanpa mengorbankan kedalaman karakter.

Judul pertama yang mematahkan stigma tersebut adalah The Long Night. Tayang perdana 16 September 2020 di iQiyi sebagai bagian dari Light On Series, serial ini menyabet rating Douban 9.2. Ceritanya mengikuti Jaksa Jiang Yang yang dulu berkarier cemerlang namun tiba-tiba dipenjara karena kasus korupsi, hingga akhirnya muncul kembali ke publik sebagai jasad di dalam koper. Detektif Yan Liang menyelidiki kematian ganjil itu dan menemukan kasus lama yang terkubur bertahun-tahun. Ditulis oleh Zi Jin Chen—penulis yang sama dengan The Bad Kids—akting Bai Yu di episode penutup kerap disandingkan dengan standar serial kriminal kelas dunia seperti True Detective.

Karya lain dari penulis yang sama, The Bad Kids, tayang perdana 16 Juni 2020 dan tamat 25 Juni 2020 di iQiyi. Tiga anak dari kota pesisir tak sengaja merekam pembunuhan saat liburan musim panas, menyeret mereka ke permainan kucing-kucingan berbahaya dengan Zhang Dongsheng, guru matematika yang tampak sempurna. Di balik fakta produksinya, Rong Zishan awalnya ikut audisi untuk peran Yan Liang tapi malah didapuk jadi Zhu Chaoyang, sementara adegan Qin Hao mengupas apel ternyata hasil improvisasi setelah tim produksi berburu aktor cilik selama satu tahun. Serial ini kini dianggap tonggak baru suspense Tiongkok.

Kesegaran konsep juga ditawarkan Reset yang tayang 11 Januari 2022 hingga 25 Januari 2022 di Tencent Video. Hanya terdiri dari 15 episode tanpa filler, serial ini menampilkan Li Shiqing yang terus terbangun di bus yang sama setiap kali tewas akibat ledakan, terjebak time loop bersama Xiao Heyun. Kolaborasi pertama Bai Jingting dan Zhao Jinmai ini membawa penonton berpacu mencegah ledakan sekaligus memburu identitas pelaku bom. Bagi penggemar Groundhog Day atau Edge of Tomorrow, eksekusi ceritanya tidak kalah menegangkan.

Beralih ke genre kolosal, laporan tatlerasia.com mencatat penonton yang beralih ke drama Tiongkok kerap tertarik pada latar historis megah dan sinematografi mewahnya. Nirvana in Fire membuktikan hal itu. Tayang 19 September 2015 hingga 15 Oktober 2015 di BTV dan Dragon TV, serial tentang Mei Changsu yang kembali ke ibu kota setelah 12 tahun menghilang untuk membalas pembantaian keluarganya ini meraih rating Douban 9.4. Di hari kedua tayang, streaming-nya menembus 100 juta views. Intrik politik mendukung Pangeran Jing membuatnya kerap dijuluki Game of Thrones versi Tiongkok.

Sektor aksi militer turut menyumbang karya solid melalui Arsenal Military Academy yang tayang perdana Agustus 2019 di Youku dengan total 48 episode. Xie Xiang menyamar sebagai laki-laki demi masuk akademi militer mengejar mimpi mendiang saudaranya, lalu bertemu Gu Yanzhen yang diam-diam melindunginya. Berlatar awal abad ke-20 saat perang brutal antara Tiongkok dan Kekaisaran Jepang, ini merupakan kolaborasi kedua Xu Kai dan Bai Lu setelah The Legends. Uniknya, sepanjang 48 episode nyaris tanpa adegan ciuman, namun kisah cintanya tetap mengikat penonton.

Terakhir, kekuatan cerita keluarga dihadirkan Go Ahead yang tayang 10 Agustus 2020 hingga 6 September 2020 di Hunan TV, iQiyi, dan Mango TV. Li Jianjian, Ling Xiao, dan He Ziqiu tumbuh bersama tanpa ikatan darah, dipersatukan luka keluarga. Serial ini meraih skor 8.9 di mydramalist.com dengan puluhan ribu penonton setia. Kualitasnya bahkan membuat kisahnya di-remake Korea Selatan menjadi Family by Choice yang tayang di JTBC pada 2024.

Analisis Redaksi

Fenomena terpinggirkannya serial-serial berkualitas tinggi ini memperlihatkan celah besar dalam pola konsumsi penonton Indonesia. Algoritma platform streaming dan kebiasaan pemasaran distributor lokal cenderung mendorong judul-judul bergenre romantis ringan yang lebih mudah dicerna pasar massal. Padahal, tingginya angka rating di platform seperti Douban dan mydramalist.com menunjukkan bahwa selera penonton global sudah bergerak jauh ke arah narasi yang lebih kompleks dan berani mengambil risiko tematik.

Kesuksesan format pendek pada Reset dan The Bad Kids memberikan pelajaran penting bagi industri penyiaran. Kepadatan cerita dalam belasan episode terbukti lebih efektif menahan atensi penonton dibandingkan formula puluhan episode yang sarat adegan pengisi. Ketika sebuah serial mampu mempertahankan ketegangan tanpa kompromi durasi, apresiasi kritis dan viralitas organik akan mengikuti secara alami tanpa perlu bergantung pada kampanye promosi besar-besaran.

Langkah logis selanjutnya bagi platform streaming yang beroperasi di Asia Tenggara adalah memperbarui strategi kurasi mereka. Membeli lisensi dan mempromosikan drama China hidden gem bukan sekadar mengisi perpustakaan konten, melainkan investasi jangka panjang untuk mendidik selera pasar. Jika distributor lokal mulai berani merekomendasikan karya-karya berbobot ini secara proporsional, ekosistem tontonan masyarakat kita akan bergeser dari sekadar mencari hiburan instan menuju apresiasi terhadap seni bercerita yang sesungguhnya.

Meow! Tanya Nesi!
😸