Dewa United Puncaki Klasemen Super League Usai Persib Comeback Tundukkan Persijap
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Dewa United untuk sementara memuncaki klasemen pekan ketiga Super League 2026/2027 sebelum kompetisi memasuki jeda internasional selama dua pekan. Tim tersebut mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan, unggul satu angka dari Madura United dan Persija Jakarta yang sama-sama meraih tiga kemenangan pada awal musim ini.
Jumlah laga Dewa United memang lebih banyak satu pertandingan. Surplus itu terjadi karena jadwal melawan Borneo FC sengaja dimajukan oleh I.League selaku operator kompetisi. Langkah ini diambil agar Borneo FC memiliki waktu persiapan lebih ideal saat tampil dalam AFC Champions League Two 2026/2027 pada pertengahan Oktober mendatang.
Madura United berhak menempel ketat di urutan kedua dengan sembilan poin berkat keunggulan selisih gol atas Persija Jakarta yang juga mengumpulkan angka identik. Di bawah mereka, Bali United dan Persib Bandung berbagi enam poin pada posisi keempat dan kelima. Bali United berhak berada di atas Persib karena unggul selisih gol: tiga berbanding dua.
Borneo FC turut mengantongi enam poin namun harus puas berada di urutan keenam. Jumlah pertandingan mereka sudah mencapai empat kali main, ditambah catatan selisih gol yang masih minus. Situasi ini membuat perburuan poin terasa semakin padat di papan tengah klasemen.
Kenaikan posisi Persib tak lepas dari hasil impresif atas Persijap Jepara, Minggu (20/9) malam. Maung Bandung menang dengan susah payah setelah sempat tertinggal 0-1 terlebih dahulu. Tepat di bawah Persib, ada Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Persita Tangerang. Kecuali Bali United, empat tim tersebut sama-sama mengoleksi lima poin.
Zona degradasi mulai menunjukkan wajah menyeramkan bagi sejumlah klub. Isen Mulang FC, Java United, dan Persijap belum mencatatkan satu pun kemenangan hingga pekan ketiga. Kondisi serupa dialami pendatang baru PSS Sleman. Persik Kediri bertahan dengan empat poin, sementara PSM Makassar dan Garudayaksa masing-masing punya dua poin. PSIM Yogyakarta baru mengumpulkan satu angka.
Analisis Redaksi
Keputusan I.League memajukan jadwal Borneo FC secara langsung mengubah dinamika persaingan di puncak klasemen. Dewa United memanfaatkan surplus pertandingan itu dengan sangat baik untuk membangun jarak psikologis dari para pesaingnya. Namun, keunggulan satu laga ini bersifat semu jika Madura United dan Persija Jakarta mampu menjaga konsistensi tiga kemenangan mereka usai jeda internasional nanti.
Comeback Persib atas Persijap memperlihatkan karakter tim yang menolak menyerah meski tertinggal lebih dulu. Mentalitas semacam ini menjadi modal krusial menghadapi padatnya jadwal ke depan. Sebaliknya, kegagalan Persijap mempertahankan keunggulan satu gol menunjukkan rapuhnya lini belakang mereka, sebuah kelemahan fatal yang langsung menghukum tim dengan nol poin di dasar klasemen.
Jeda internasional dua pekan memberi ruang napas sekaligus tekanan ganda. Klub papan atas akan menggunakannya untuk memulihkan kondisi fisik pemain, sementara tim-tim zona merah seperti Isen Mulang FC, Java United, dan PSS Sleman wajib merombak strategi secara total. Jika tidak ada perubahan signifikan, jurang poin antara kelompok atas dan bawah akan semakin sulit dikejar ketika putaran pertama berakhir.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Kendala Teknis Motor Cederai Peluang Almansa di Sepang, Senggolan Danish Bikin Gagal Podium
Kimi Antonelli Cetak Sejarah sebagai Juara Dunia Formula One Termuda

Kebijakan Baru Marc Marquez: Mundurkan Keberangkatan ke Qatar Menghadapi Ketegangan Timur Tengah
