Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Basarnas Tambah 12 Penyelam, Perpanjang Operasi Pencarian KM Virgo 8 Tujuh Hari

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Basarnas Tambah 12 Penyelam, Perpanjang Operasi Pencarian KM Virgo 8 Tujuh Hari
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Langkah strategis ini diambil seiring dengan keputusan resmi perpanjangan operasi SAR selama tujuh hari ke depan, setelah tim gabungan gagal menemukan korban baru pada hari ketujuh operasi.
  • Direktur Operasional Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, mengonfirmasi bahwa para penyelam elit tersebut telah diberangkatkan menuju Banjarmasin pada Sabtu (19/9).
  • Komposisi tim ini merupakan gabungan dari Basarnas Special Group dan tim Jaya Dragon.

Kekuatan pencarian korban tragedi KM Virgo Transport 8 diperkuat dengan kedatangan 12 penyelam tambahan yang diterjunkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) ke lokasi kejadian di perairan Laut Jawa. Langkah strategis ini diambil seiring dengan keputusan resmi perpanjangan operasi SAR selama tujuh hari ke depan, setelah tim gabungan gagal menemukan korban baru pada hari ketujuh operasi.

Direktur Operasional Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, mengonfirmasi bahwa para penyelam elit tersebut telah diberangkatkan menuju Banjarmasin pada Sabtu (19/9). Komposisi tim ini merupakan gabungan dari Basarnas Special Group dan tim Jaya Dragon. "Jadi ada dari satu tim dari Basarnas Special Group, juga satu tim dari Jaya Dragon. Semua sudah berkumpul di satu kapal. Ada kurang lebih ada 12 orang," ujar Yudhi dalam konferensi pers, Sabtu malam.

Penambahan personel khusus ini bertujuan memaksimalkan upaya pencarian bawah laut yang sebelumnya menjadi tanggung jawab utama penyelam TNI Angkatan Laut. Yudhi menjelaskan bahwa integrasi kekuatan ini diharapkan dapat mempercepat identifikasi lokasi korban yang masih terperangkap atau tenggelam, sambil menunggu keputusan teknis terkait operasi pengangkatan bangkai kapal atau salvage yang dikoordinasikan oleh pemilik kapal.

Status operasi pencarian terhadap 126 korban yang belum ditemukan secara resmi diperpanjang pada Sabtu malam, tepat saat operasi memasuki hari ketujuh. Keputusan ini lahir setelah koordinasi intensif antara Basarnas dengan berbagai pemangku kepentingan dan tim salvage. "Hari ini memasuki hari yang ketujuh. Kami menyatakan bahwa operasi ini akan kami perpanjang menjadi tujuh hari ke depan," tegas Yudhi, menandakan komitmen negara untuk tidak meninggalkan pencarian hingga batas waktu yang ditentukan.

Hingga pukul 21.00 Wita Sabtu, data terkini menunjukkan 117 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang dalam kondisi selamat dan sembilan orang meninggal dunia. Dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8, masih tersisa 126 orang yang statusnya belum diketahui. Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak 12 September 2026 ini hilang kontak akibat cuaca buruk pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita dan ditemukan terbalik di perairan Masalembo pada hari yang sama.

Analisis Redaksi

Perpanjangan operasi selama tujuh hari adalah langkah logis namun mendesak mengingat kompleksitas medan di perairan Masalembo. Keterlibatan 12 penyelam tambahan dari unit khusus menunjukkan bahwa tantangan terbesar bukan lagi pada jumlah personel permukaan, melainkan pada kemampuan teknis penetrasi ke dalam lambung kapal yang terbalik. Sinergi antara Basarnas Special Group dan tim sipil seperti Jaya Dragon menjadi kunci, mengingat mereka memiliki peralatan dan metode yang mungkin berbeda dengan protokol standar militer TNI AL.

Fokus kini bergeser dari sekadar pencarian permukaan ke eksplorasi struktur kapal yang tenggelam. Tim salvage memegang peran krusial berikutnya karena tanpa pengangkatan atau stabilisasi bangkai kapal, akses ke area tertentu yang mungkin masih menjebak korban akan sangat terbatas dan berbahaya bagi penyelam. Publik perlu memahami bahwa fase ini memerlukan ketelitian tinggi untuk menghindari kerusakan bukti maupun risiko keselamatan bagi tim pencari.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ