Tim SAR Gabungan Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa

Berita Daerah
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Sumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Tim SAR Gabungan Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa
BAGIKAN:

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi total tiga korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa pada Jumat (18/9). Direktur Operasional Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, menyatakan ketiga jasad korban diangkat oleh tim penyelam dari TNI AL dalam operasi yang berlangsung sekitar pukul 12.28 dan 13.10 waktu setempat.

Proses pengangkatan jenazah dilakukan dari kedalaman sekitar 20 meter dari bodi kapal yang tenggelam. Keberhasilan operasi hari itu sangat didukung oleh kondisi arus laut yang relatif bersahabat sehingga tidak terlalu menyulitkan pergerakan para penyelam di dalam air.

Sebelumnya, kendala cuaca dan arus sempat menghambat pergerakan tim pada hari kedua dan ketiga pencarian. Dukungan personel penyelam TNI Angkatan Laut menjadi kunci keberhasilan penembusan titik kedalaman bangkai kapal tersebut pada hari Jumat.

Selepas dievakuasi dari bangkai kapal, ketiga jasad korban langsung dipindahkan ke lambung KN SAR Kamajaya. Saat ini, jenazah sedang dalam perjalanan menuju Dermaga Trisakti Banjarmasin guna menjalani proses identifikasi lanjutan oleh pihak berwenang.

Kapal nahas tersebut tercatat hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) pukul 02.00 Wita, setelah bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). Data menunjukkan kapal itu membawa total 243 orang, mencakup penumpang serta awak dan kru kapal. Hingga Senin (14/9), 114 orang telah ditemukan sementara 129 lainnya masih dalam pencarian. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii sebelumnya juga telah menyiapkan opsi salvage untuk membalikkan posisi kapal demi memaksimalkan penyisiran lanjutan.

Analisis Redaksi

Keberhasilan evakuasi tiga korban pada kedalaman 20 meter menunjukkan bahwa faktor cuaca dan arus bawah laut memegang peranan krusial dalam efektivitas operasi SAR laut lepas. Ketika jendela cuaca terbuka, koordinasi lintas instansi antara Basarnas dan TNI AL terbukti mampu memaksimalkan hasil di lapangan secara signifikan.

Mengingat masih ada puluhan korban yang belum ditemukan dari total manifest 243 orang, rencana operasi teknik salvage atau pembalikan bodi kapal yang disiapkan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjadi langkah taktis paling rasional. Langkah ini harus segera dieksekusi jika metode penyelaman manual terkendala kondisi alam berikutnya, demi memastikan seluruh korban dapat ditemukan sekaligus menjaga integritas bangkai kapal untuk kepentingan investigasi komprehensif.

Meow! Tanya Nesi!
😸