Juventus Hancurkan NEC Nijmegen 5-0 di Laga Pembuka Liga Eropa 2026/27
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.
Juventus memulai kampanye Liga Eropa 2026/27 dengan demonstrasi kekuatan penuh, menghancurkan NEC Nijmegen 5-0 di Allianz Stadium, Rabu (16/9) malam. Kemenangan telak itu menempatkan Bianconeri di puncak klasemen sementara Grup H, mengirim sinyal awal ke seluruh pesaing bahwa tim bawah asuhan pelatih baru mereka hadir dengan mentalitas pemburu.
Gelandang Italia Nicolò Fagioli membuka keunggulan sejak menit ke-12 melalui tendangan bebas melengkung yang mengecoh kiper Costijn van den Belt. Dusan Vlahovic menggandakan keuntungan empat menit kemudian setelah menerima umpan silang presisi Timothy Weah dari sayap kanan. Sebelum istirahat, Kenan Yildiz menorehkan namanya di papan skor lewat aksi solo di kotak penalti yang diakhiri dengan finishing rendah ke gawang kiri.
Babak kedua justru memperparah nasib tamu. NEC Nijmegen kehilangan Roberto González akibat cedera lutut di menit ke-52, memaksa pelatih Rogier Meijer memasuki pertandingan dengan sepuluh orang. Juventus memanfaatkan kelebihan numerik itu dengan dingin: Federico Gatti mengamuk di kotak penalti menit ke-67, dan Samuel Mbangula menutup pesta gol di menit ke-89 setelah konter kilat dimulai oleh Yildiz.
Laga ini menjadi debut kompetitif pelatih Igor Tudor di kancah Eropa bersama Juventus. Mantan bek Kroasia itu menerapkan sistem 3-4-2-1 yang fleksibel, memungkinkan Weah dan Yildiz bebas bergerak di belakang Vlahovic. Statistik posse 68 persen dan 18 tembakan ke gawang — sembilan di antaranya on target — menggambarkan dominasi total. Satu-satunya catatan negatif: kartu kuning untuk Manuel Locatelli yang berpotensi membuatnya absen di laga lanjutan.
Bagi NEC Nijmegen, kekalahan ini menutup babak pertemuannya dengan klub besar Italia setelah dua kali sebelumnya bertemu di Kualifikasi Liga Champions 2022/23. Klub Eredivisie itu kini harus bangkit cepat saat menjamu AZ Alkmaar di akhir pekan, sambil menunggu kedatangan Red Bull Salzburg di matchday kedua. Sementara Juventus akan terbang ke London menghadapi West Ham United — tim yang baru saja menggebuk Freiburg 3-1 di Stadion Olimpiade — pekan depan.
Analisis Redaksi
Kemenangan 5-0 itu lebih dari sekadar tiga poin. Tudor berhasil menyuntikkan identitas baru: tekanan tinggi, transisi cepat, dan efisiensi di kotak penalti — hal yang hilang di era akhir Thiago Motta. Vlahovic tampak segar bermain di sistem yang mendukung gerakannya, bukan mengisolasi dia. Jika konsistensi pertahanan terjaga — NEC hanya satu kali mengancam gawang Michele Di Gregorio — Juventus layak jadi favorit utama grup.
Namun, jangan terbawa euforia. NEC Nijmegen bukan tolok ukur kualitas Liga Eropa. West Ham di London akan menguji ketahanan mental dan taktis Bianconeri di level yang jauh lebih tinggi. Kartu kuning Locatelli juga menciptakan dilema rotasi di lini tengah padat jadwal. Tudor harus membuktikan bahwa performa ini bukan sekadar ledakan emosional debut, melainkan fondasi jangka panjang.
