iPhone 18 Pro Max Capai 50 Persen Baterai dalam 15 Menit, Apple Dorong Standar Pengisian Cepat
Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.
Apple memperkenalkan kemampuan pengisian daya yang melonjak pada iPhone 18 Pro Max, mengklaim perangkat flagship terbaru itu mampu mengisi baterai hingga 50 persen hanya dalam waktu 15 menit. Peningkatan signifikan ini menandai langkah paling agresif Cupertino dalam mengubah ekspektasi pengguna soal kecepatan charging sejak perpindahan ke port USB-C.
Foto dokumentasi dari Antara News yang tercatat pada 18 September 2026 memperlihatkan perangkat tersebut dalam kondisi siap pakai, menegaskan klaim teknis yang selama ini hanya beredar di laporan bocoran rantai pasok. Tidak ada keterangan resmi apakah kecepatan tersebut dicapai melalui adapter kabel atau teknologi nirkabel MagSafe terbaru, namun angka 15 menit untuk setengah kapasitas baterai sudah melewati ambang 20 menit yang lama jadi rujukan industri.
Selama bertahun-tahun Apple bertahan pada kecepatan pengisian yang dikategorikan konservatif dibandingkan pesaing Android yang sudah menembus 120W hingga 240W. iPhone 16 Pro Max misalnya masih terbatas di kisaran 27W kabel dan 15W MagSafe. Lonjakan ke 50 persen dalam 15 menit berarti daya masukan efektif harus menyentuh minimal 60W hingga 70W, mengasumsikan kapasitas baterai sekitar 4.500 hingga 5.000 mAh.
Perubahan ini tidak terlepas dari tekanan regulasi Uni Eropa soal standar charger seragam sekaligus tuntutan pengguna profesional yang mengandalkan iPhone sebagai alat kerja utama. Pelanggan enterprise dan kreator konten sering keluh soal downtime saat produksi lapangan, di mana power bank berkapasitas besar jadi beban tambahan. Kecepatan isi ulang 15 menit secara praktis mengubah pola penggunaan: cukup sesekali minum kopi, perangkat sudah siap lagi untuk sesi rekam panjang.
Belum ada informasi harga resmi atau jadwal prajualan untuk pasar Indonesia. Pengalaman generasi sebelumnya menunjukkan selisih waktu rilis global dan ketersediaan resmi di ritel lokal berkisar dua hingga empat minggu. Operator seluler besar biasanya menyiapkan bundling paket data prabayar yang diklaim hemat hingga 15 persen dibanding beli perangkat terbuka.
Analisis Redaksi
Klaim 50 persen dalam 15 menit kalau terbukti nyata di tangan pengguna akan menggeser narasi "iPhone lambat charging" yang melekat lebih dari dekade. Namun angka laboratorium sering kali tidak linier dengan kondisi sehari-hari: suhu ruangan, kabel non-original, hingga kesehatan baterai usia enam bulan bisa memotong kecepatan hingga 30 persen. Perlu diwaspadai apakah Apple menyertakan adapter berdaya tinggi di kotak atau menjualnya terpisah โ praktik yang sudah jadi kontroversi sejak iPhone 12.
Langkah logis selanjutnya adalah menunggu uji independen dari lembaga seperti 3C China atau UL Demko yang biasanya bocor dua minggu sebelum launching. Jika angka 15 menit bertahan di bawah sertifikasi standar keamanan IEC 62368-1, maka industri aksesoris power bank dan charger GaN akan segera menyesuaikan spesifikasi output minimal 65W PD 3.1. Bagi konsumen, pertanyaan praktisnya sederhana: apakah charger lama di rumah masih layak dipakai, atau harus beli baru lagi?
BERITA TERKAIT (Teknologi)
Empyrean Technology Kuasai Mayoritas Easy-Logic, Perkuat Ekosistem EDA Lokal Tiongkok

Penemuan Sel Darah Fossili di Tulang Dinosaurus: Jendela Molekuler Baru ke Fisiologi Purba

Kontroversi Pusat Data Jadi Isu Kunci Pilimdegan AS, Tekan Proyek Triliunan Dolar
