Herdman Seret 11 Pemain Super League ke Skuad Timnas untuk ASEAN Cup 2026
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman memilih 11 pemain berbasis Super League dari total 23 nama yang disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026, menandakan kepercayaan signifikan terhadap kompetisi domestik di tengah dominasi pemain naturalisasi dan legioner.
Nama paling mencolok di posisi penjaga gawang adalah Nadeo Argawinata. Kiper anyar Persija Jakarta itu dipanggil bersaing langsung dengan dua rekannya yang berkiprah di Eropa, Emil Audero dan Maarten Paes. Penampilan impresif Nadeo saat Persija menghadapi Persib Bandung di pekan kedua Super League diyakini menjadi pertimbangan utama Herdman untuk menyertakan mantan kiper Bali United tersebut.
Di lini belakang, Rizky Ridho dan Dion Markx menjadi representasi liga domestik untuk posisi bek tengah. Keduanya harus bersaing ketat dengan trio berkualitas Eropa: Justin Hubner, Kevin Diks, dan Elkan Baggott. Jordi Amat, rekan Ridho di Persija, juga masuk daftar meski komposisi posisi menunjukkan sang kapten tim nasional kemungkinan besar akan ditempatkan sebagai gelandang bertahan, bukan bek tengah.
Sektor sayap diisi Dony Tri Pamungkas dan Yakob Sayuri. Dony yang sempat absen di awal musim Super League karena cedera tetap mendapat kepercayaan pelatih asal Kanada itu. Sementara di tengah lapangan, Thom Haye, Ivar Jenner, dan Rayhan Hannan menjadi tiga nama Super League yang berebut posisi dengan Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On, dan Calvin Verdonk.
Lin depan menjadi area paling padat dengan kehadiran Ragnar Oratmangoen dan Egy Maulana Vikri dari Super League. Keduanya harus menyaingi tiga penyerang berbasis luar negeri: Mitchell Baker, Luke Vickery, dan Ole Romeny. Komposisi skuad penuh mencerminkan strategi Herdman yang mencampurkan pengalaman Eropa dengan kelapangan dan kenalan taktis para pemain liga dalam negeri.
Analisis Redaksi
Pemilihan 11 pemain Super League dari 23 slot โ hampir separuh skuad โ mengirim sinyal jelas: Herdman tidak hanya mengandalkan nama besar di Eropa, tapi juga menghargai konsistensi dan kecocokan sistem di liga domestik. Nadeo Argawinata adalah bukti nyata; satu pertandingan besar lawan Persib cukup menggeser narasi soal hierarki kiper yang selama ini didominasi Paes dan Audero.
Namun tantangan nyata hadang di ruang ganti. Integrasi 11 pemain Super League dengan 12 legioner dan naturalisasi membutuhkan manajemen ego dan waktu latihan yang minim sebelum turnamen berlangsung. Posisi gelandang dan penyerang paling rawan persaingan sengit โ area di mana kecepatan adaptasi taktis akan menentukan siapa yang main dan siapa yang menunggu di bangku cadangan.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Janice Tjen Diproyeksi Ulangi Kejayaan sebagai Unggulan Pertama Chennai Open 2026

Jokowi dan Shin Tae Yong Saksi Ijab Bahagia Pernikahan Asnawi & Yuriska

Toraja Academy Turunkan 100 Atlet untuk Tembus Prestasi di CNN Indonesia Taekwondo Championship
