Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Prabowo Pimpin Rapat Paripurna DEN, Bahas Implementasi E20 dan Klaim Stok BBM Aman

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Prabowo Pimpin Rapat Paripurna DEN, Bahas Implementasi E20 dan Klaim Stok BBM Aman
BAGIKAN:

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (17/9/2026), dihadiri tujuh menteri kabinet dan seluruh anggota DEN untuk menyusun kebijakan energi nasional.

Para anggota DEN tiba di kawasan Istana sekitar pukul 15.28 WIB menaiki mobil minibus. Di hadapan wartawan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia โ€” yang menjabat Ketua Harian DEN โ€” menyampaikan bahwa rapat ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan dua kali setahun.

Kehadiran menteri-menteri kunci memperkuat bobot strategis pertemuan ini. Turut hadir Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhy, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwan Kartasasmita, hingga Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Salah satu agenda inti yang dibahas adalah implementasi E20. Bahlil menegaskan program bercampur 20 persen bioetanol ke dalam bensin menjadi bagian tak terpisahkan dari pembahasan DEN yang menyentuh seluruh rantai pasokan energi.

Soal kelangkaan BBM yang sempat melanda Makassar, Bahlil mengklaim situasi sudah mulai terurai. Penyebabnya adalah pergeseran konsumsi dari bensin bersubsidi RON 92-95 ke non bersubsidi. Stok nasional dinyatakan aman pada angka 18 hingga 20 hari ke depan, melebihi standar minimum kebutuhan.

"Sudah selesai dan saya sudah laporkan kepada Bapak Presiden," ucap Bahlil menutup keterangannya, menandakan penutupan isu distribusi yang sempat mengganggu pasokan di Sulawesi Selatan.

Analisis Redaksi

Rapat paripurna ini menegaskan kedudukan DEN sebagai otoritas tertinggi koordinasi energi di bawah komando langsung Presiden. Kehadiran menteri ekonomi, industri, hingga lingkungan hidup menunjukkan bahwa transisi energi โ€” khususnya program E20 โ€” tidak lagi urusan teknis ESDM semata, melainkan kebijakan lintas sektoral yang mengikat anggaran, standar emisii, dan kesiapan infrastruktur industri hilir.

Klaim stok aman 18-20 hari dan penyelesaian kasus Makassar perlu dibaca dengan hati-hati. Pergeseran konsumen ke non bersubsidi mengindikasikan adanya distorsi harga atau ketidakstabilan pasokan bensin bersubsidi di tingkat retail. Jika tren ini berlanjut, beban subsidi bisa meleset ke segmen yang tidak terduga, sementara Pertamina harus memastikan logistik non bersubsidi tidak terjebak kebiasaan mengandalkan impor last-minute.

Langkah selanjutnya yang logis adalah penetapan jadwal binding implementasi E20 beserta sanksi dan insentifnya, serta audit independen terhadap data stok harian di depot-depot kritis. Tanpa transparansi data real-time, angka 18-20 hari hanya berupa statistik kertas yang rapuh saat terganggu satu-satunya jalur tanker atau terminal utama.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ