Mitsubishi Luncurkan All New Pajero Global, MMKSI Masih Evaluasi Rencana Indonesia
Mengupas tuntas performa mobil terbaru dan memberikan tips otomotif terpercaya.

Mitsubishi Motors Corporation memperkenalkan All New Pajero secara global pada Rabu (2/9), menandai kelahiran kembali SUV cross-country legendaris itu sebagai flagship generasi baru yang dijadikan tolok ukur visi perusahaan ke arah 2030-an. Keisuke Kishiura, President dan Chief Operating Officer Mitsubishi Motors, menegaskan model ini akan memimpin tidak hanya seri Pajero selanjutnya, melainkan seluruh jajaran produk Mitsubishi.
Unit diproduksi di Thailand dan akan dijual pertama di negara tersebut, diikuti Jepang dan Australia pada tahun fiskal 2026. Mulai tahun fiskal 2027, Mitsubishi menargetkan penetrasi ke sekitar 100 negara meliputi ASEAN, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Generasi terbaru ini dibekali mesin diesel 2,4 liter turbo dengan torsi maksimum 480 Nm — atau 470 Nm untuk spesifikasi tertentu — dipadukan transmisi otomatis delapan percepatan baru, sistem Super Select 4WD-II, dan kendali dinamika S-AWC, serta kabin tiga baris berkapasitas tujuh penumpang.
Warisan Pajero dimulai 1982 sebagai kendaraan 4WD cross-country pertama Mitsubishi. Empat generasi sebelumnya mencatat total produksi 3,29 juta unit dan mengumpulkan basis penggemar di lebih dari 170 negara dan kawasan. Generasi kelima ini hadir sebagai total redesign yang mengusung DNA off-road murni sambil menjawab standar kenyamanan dan teknologi era kini. Spesifikasi dan fitur tetap bisa bervariasi tergantung tipe serta pasar tujuan.
Di Indonesia, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyikapi debut global ini dengan hati-hati. Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI, mengakui antusiasme luar biasa yang muncul sejak pameran global di Jepang. "Sebagai bagian dari warisan SUV Mitsubishi Motors, all-new Pajero dan Pajero Sport sama-sama membawa DNA dan tradisi yang kuat, namun keduanya hadir dengan karakter, positioning, serta peruntukan yang berbeda untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang beragam," ujarnya.
Irwan menegaskan Pajero Sport tetap menjadi model andalan yang telah memperoleh kepercayaan pelanggan Indonesia. Sementara All New Pajero baru masuk daftar pertimbangan untuk melengkapi lini produk masa depan. "Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat rencana untuk menghadirkan all-new Pajero pada tahun fiskal berjalan," tegasnya. Perusahaan berjanji akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut melalui kanal komunikasi resmi jika ada keputusan baru.
Analisis Redaksi
Peluncuran global tanpa komitmen waktu pasti untuk Indonesia mengisyaratkan Mitsubishi sedang menguji pasar serta menyesuaikan strategi produk dengan dinamika regulasi dan daya beli domestik. Pajero Sport yang masih mendominasi segmen PPV menengah-atas menjadi pertimbangan utama: menghadirkan saudara kembar yang lebih premium berisiko kanibalisasi, apalagi dengan beban pajak kendaraan bermotor yang makin ketat. Thailand sebagai basis produksi dan pasar perdana memberikan keuntungan logistik, namun sertifikasi lokal, standar emisi Euro 4 yang berlaku, dan penyesuaian spesifikasi untuk selera Indonesia butuh waktu dan biaya tidak kecil.
Yang perlu diwaspadai adalah sinyal dari MMKSI soal "pertimbangan" tanpa deadline. Dalam praktik industri, frasa ini sering berarti proyek masuk daftar cadangan yang bisa ditarik kapan saja jika kompetitor — misalnya Ford Everest generasi baru atau Isuzu MU-X facelift — mulai menggeser pangsa pasar. Langkah logis berikutnya kemungkinan besar adalah program evaluasi feasibilitas komersial lengkap: analisis total cost of ownership, proyeksi volume minimal untuk break-even, dan negosiasi skema CKD dengan Mitsubishi Motors Thailand. Jika angka-angka itu tidak mendukung, jangan heran jika All New Pajero hanya hadir sebagai CBU edisi terbatas — atau tidak hadir sama sekali.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Kimi Antonelli Ukir Sejarah F1 2026: Gelar Juara Dunia Termuda di Balik Regimen Latihan Otot Leher 40 Kilogram

Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Jakarta Mulai 2 November 2026, Ini Persyaratan dan Cara Mengurusnya

Krisis Solar Subsidi: Perburuan Mobil Diesel Bekas Bergeser ke Ketersediaan Barcode
