Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Manchester United Terpuruk Dua Kali, Hadapi Fulham di Pojok Degradasi

OlahragaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Manchester United Terpuruk Dua Kali, Hadapi Fulham di Pojok Degradasi
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Manchester United melangkah ke Craven Cottage dalam kondisi tertekan usai menelan dua kekalahan beruntun yang mendorong mereka ke posisi ke-13 klasemen Premier League musim 2026/2027.
  • Kekalahan di Old Trafford terhadap City terasa pahit.
  • Setan Merah unggul jumlah pemain sejak menit ke-23 usai Phil Foden menerima kartu merah, namun tidak mampu menerjemahkannya menjadi gol.

Manchester United melangkah ke Craven Cottage dalam kondisi tertekan usai menelan dua kekalahan beruntun yang mendorong mereka ke posisi ke-13 klasemen Premier League musim 2026/2027. Tim yang kini dibimbing Michael Carrick dijadwalkan menghadapi Fulham pada Minggu (20/9) pukul 22.30 WIB, membawa beban mental berat setelah gagal memanfaatkan kelebihan numerik saat kalah 0-1 dari Manchester City lalu tumbang 2-3 dari Brighton & Hove Albion di Carabao Cup.

Kekalahan di Old Trafford terhadap City terasa pahit. Setan Merah unggul jumlah pemain sejak menit ke-23 usai Phil Foden menerima kartu merah, namun tidak mampu menerjemahkannya menjadi gol. Tiga hari kemudian, Marcus Rashford dan kawan-kawan kembali pulang dengan tangan kosong dari uji coba piala, menutup peluang pertahanan trofi EFL Cup secara dini.

Di sisi lain, tuan rumah Fulham justru terjepit di zona degradasi. Anak asuh Alvaro Arbeloa hanya mengumpulkan satu poin dari empat laga pembukaan, menempati posisi ke-18. The Cottagers tersandung di tangan Chelsea, Sunderland, dan Crystal Palace, sebelum menyabet poin kehormatan lewat imbang 0-0 lawan Liverpool.

Angka head-to-head tampak menenangkan untuk United. Dari 23 pertemuan sebelumnya, Setan Merah hanya sekali tersipu, mencatat 17 kemenangan dan lima kali imbang. Namun statistik minor Fulham menyingkap sisi lain: tiga kekalahan mereka hanya berjarak satu gol, termasuk kemenangan 3-2 atas West Ham United di Carabao Cup minggu lalu yang mengantarkan mereka ke babak selanjutnya menunggu Crystal Palace.

Carrick dipaksa memutar otak keras untuk menemukan formula bangkit. Ketenangan jadi modal utama saat menghadapi tim yang "enggan gentar walau bersua tim besar", sebagaimana terbukti saat mereka menahan Liverpool. Satu kesalahan di London nanti bisa memperparah keretakan di awal musim yang sudah terasa terjal.

Analisis Redaksi

Krisis awal musim ini bukan sekadar soal hasil, tapi identitas. United bermain tanpa pola jelas saat berhadapan dengan sepuluh pemain City, lalu hancur di tengah gempuran Brighton. Carrick belum menunjukkan pola permainan yang meyakinkan, dan posisi ke-13 adalah cerminan jujur dari kekacauan taktis itu. Fulham meski di dasar klasemen, memiliki daya juang yang justru berbahaya untuk tim yang kepercayaan diri hancur.

Kemenangan di Craven Cottage jadi keharusan, bukan pilihan. Jika United gagal mengambil tiga poin, tekanan akan melonjak drastis โ€” baik dari tribune, ruang ganti, maupun manajemen. Arbeloa tidak punya apa yang hilang; dia bermain bebas beban. Itulah lawan paling berbahagi bagi tim besar yang sedang mencari jati diri.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ