Basarnas Pastikan KM Virgo Transport 8 Bebas Kebocoran Bahan Bakar

Berita Daerah
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Sumber: Antara News
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Basarnas Pastikan KM Virgo Transport 8 Bebas Kebocoran Bahan Bakar
BAGIKAN:

Basarnas secara resmi memastikan tidak terdapat kebocoran bahan bakar berbahaya di mesin maupun badan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan wilayah operasi. Penetapan itu dibenarkan setelah tim penyelam dan petugas pengawas lingkungan hidup melakukan survei langsung ke titik tenggelam kapal ro-ro milik PT Virgo Putra Jaya tersebut.

Hasil pemeriksaan visual di bawah air menunjukkan integritas struktur bangkai kapal masih utuh, tanpa retakan signifikan yang berpotensi mengeluarkan sisa solar dan oli pelumas ke laut. Petugas yang turun ke kedalaman sekitar 30 meter tersebut mendokumentasikan kondisi ruang mesin dan tangki bahan bakar melalui rekaman video yang kemudian jadi bukti utama penilaian risiko pencemaran.

Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Makassar itu tenggelam beberapa hari lalu akibat menghadapi badai dan gelombang tinggi di perairan Selat Madura. Seluruh 24 awak kapal berhasil diselamatkan selamat oleh kapal penangkap ikan dan petugas SAR yang pertama kali tiba di lokasi, meninggalkan bangkai sebagai satu-satunya bahaya potensial yang harus dikelola.

Kepala Basarnas melalui korespondensi resmi menegaskan timnya akan terus memantau kondisi bangkai hingga proses evakuasi total selesai. Ia mengakui cuaca buruk di area tenggelam tetap jadi kendala utama bagi operasi pengangkatan yang membutuhkan ponton dan kran besar dengan kapasitas ratusan ton.

Bagi nelayan di pesisir Madura dan pulau-pulau kecil sekitarnya, kepastian tidak adanya kebocoran ini menghilangkan kekhawatiran massal soal tercemarnya wilayah penangkapan ikan. Beberapa kelompok nelayan sempat mengancam akan melapor ke polisi jika ditemukan minyak membasahi jaring mereka, namun kini mereka menunggu jadwal pengangkatan bangkai agar aktivitas berlayar kembali normal.

Analisis Redaksi

Penegasan Basarnas soal kebersihan lingkungan di titik tenggelam KM Virgo Transport 8 menutup spekulasi awal soal bencana ekologis skala kecil, namun ia membuka babak baru yang tidak kalah rumit: evakuasi bangkai. Operasi pengangkatan kapal ro-ro berat di kedalaman 30 meter dengan arus Selat Madura yang notorios tidak stabil membutuhkan jendela cuaca yang sempit dan biaya operasional yang melonjak. Jika pemilik kapal, PT Virgo Putra Jaya, tidak segera menggarap rencana penarikan yang konkret dalam waktu dekat, bangkai ini berpotensi jadi bahaya navigasi permanen bagi lalu lintas pelayaran padat di jalur Surabaya-Makassar.

Langkah logis selanjutnya yang harus dipantau publik adalah kejelasan jadwal dan kontraktor penarikan bangkai yang ditunjuk pemilik kapal. KNKT juga wajib segera merilis laporan preliminer soal penyebab tenggelamnya — apakah murni faktor cuaca atau ada kegagalan stabilitas dan kemudi — agar insiden serupa tidak terulang di armada ro-ro lain yang melayani rute yang sama. Tanpa tekanan regulasi yang keras, biaya evakuasi mahal sering jadi alasan pemilik kapal menunda-nunda, mengorbankan keamanan pelayaran jangka panjang.

Meow! Tanya Nesi!
😸